Resmikan Pusat Inkubasi UMKM UMJ, Airlangga Berharap Bisa Menetaskan Wirausahawan Baru

rmol.id | Nasional | Published at 15/09/2021 11:22
Resmikan Pusat Inkubasi UMKM UMJ, Airlangga Berharap Bisa Menetaskan Wirausahawan Baru

RMOL.Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Jakarta meresmikan Pusat Inkubasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Prosesi peresmian dilakukan di Kampus UMJ, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu pagi (15/9).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Rektor UMJ Ma'mun Murod secara simbolis memotong pita bunga tanda dibukanya Pusat Inkubasi UMKM UMJ.

Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa pusat inkubasi ini adalah wadah untuk menetaskan wirausaha baru. Yaitu, tempat bibit-bibit muda bertukar ide dan gagasan.

"Inkubasi secara digital sering disebut working space, ini diperlukan agar ide terbuka yang dikerjakan secara kelompok perlu diberikan akses kepada para mentor," kata Airlangga.

"Jadi mereka biarkan membuat sebuah gagasan aplikasi atau apapun, kemudian diberikan mentoring dan kalau ini berhasil maka ini akan menetas wirausaha-wirausaha baru," sambungnya.

Diceritakan Airlangga, dia juga pernah meresmikan pusat inkubasi saat menjabat sebagai Menteri Perindustrian. Saat itu, pusat inkubasi yang dia resmikan milik Sekolah Tinggi Telkom.

"Pada saat saya di Kementerian Perindustrian, kita bangun yang seperti ini, di Sekolah Tinggi Telkom. Nah itu ada mahasiswa tingkat dua berhasil membuat aplikasi secara komersial dan dia membuat beasiswa untuk teman-temannya," tuturnya.

Ketua Umum Partai Golkar ini berharap, keberhasilan pusat inkubasi di Sekolah Tinggi Telkom juga bisa dirasakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta.

"Hal-hal semacam ini menjadi inspirasi untuk dilakukan di berbagai macam kampus termasuk di Universitas Muhammadiyah Jakarta yang sangat dekat dengan prinsipal bisnis," pungkasnya.

Hadir dalam acara ini Rektor UMJ Ma'mun Murod, Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Wakil Walikota Tangerang Selatan Pilas Saga Ichsan, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti, Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar Airin Rachmi Diany dan sejumlah dosen yang hadir terbatas secara fisik. []

Artikel Asli