JQR Gelar Vaksinasi Dosis Kedua Sasar 3.000 Orang

republika | Nasional | Published at 15/09/2021 10:59
JQR Gelar Vaksinasi Dosis Kedua Sasar 3.000 Orang

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Jabar Quick Response (JQR) kembali menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat umum secara gratis. Kali ini, vaksinasi dosis kedua dengan jenis Sinovac disiapkan untuk 3.000 orang.

Menurut Ketua umum JQR Bambang Trenggono, kegiatan yang berlangsung pada 10-12 September 2021 itu merupakan kelanjutan dari kegiatan vaksinasi dosis pertama yang telah dilaksanakan pada tanggal 13-15 Agustus 2021 lalu.

Bambang mengatakan, vaksinasi dosis kedua dilaksanakan untuk mendukung Pemprov Jabar dalam mewujudkan tuntas vaksin. Vaksinasi merupakan cara melindungi warga Jawa Barat dari bahaya virus Covid-19.

Selain menjalankan protokol kesehatan, vaksinasi adalah cara melindungi Warga Jabar dari virus corona, ujar Bambang dalam siaran persnya, Senin petang (14/9)

Menurut Bambang, vaksinasi yang dilakukan oleh JQR adalah role model penyelenggaraan vaksinasi berdasarkan inovasi dan kolaborasi. Hal tersebut, bisa dibuktikan dengan penyelenggaraan vaksin dosis pertama yang berjalan aman,nyaman dan tertib.

Penyelenggaraan dosis kedua, kata dia, bisa terselenggara berkat kolaborasi yang dilakukan JQR. Serta, didukung oleh Baznas Jabar, Eiger, Bank BJB, JD.ID, Rumah Yatim,We Care I.D,Jasa Sarana, Grab Indonesia dan MBC Kopi secara bersama berupaya dalam percepatan penanganan Covid-19.

Selain itu, menurut Bambang, untuk memberikan pelayanan tambahan bagi peserta, panitia dan relawan vaksin, kolaborasi juga dilakukan oleh Argo Jabar, Hex Juice, Akasya Chatering,Belmeat, Joy Day, RON 88 dan Colony 8.

Jadi nanti selepas divaksin peserta vaksin bisa mendapatkan makanan dan minuman hingga es krim secara gratis, sehingga ketika pulang hati pun senang, katanya.

Masih di bulan yang sama, JQR juga memiliki rencana menggelar vaksin dosis pertama di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bogor.

Pelayanan reguler dan tugas penanganan Covid-19 sama-sama kita kerjakan secara kerja keras dan cerdas, katanya.

Artikel Asli