Lulus Diklat Bela Negara, 18 Pegawai KPK Dilantik Jadi ASN

inewsid | Nasional | Published at 15/09/2021 10:16
Lulus Diklat Bela Negara, 18 Pegawai KPK Dilantik Jadi ASN

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melantik 18 pegawai menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Para pegawai yang dilantik telah dinyatakan lulus mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) bela negara dan wawasan kebangsaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, mereka sebelumnya telah mengikuti diklat di Universitas Pertahanan (Unhan). Dalam diklat itu, kata dia diberikan materi yang meliputi studi dasar, inti dan pendukung.

"KPK siang ini akan melantik 18 pegawai menjadi ASN. Pegawai yang dilantik ini telah dinyatakan lulus mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara pada 22 Juli-20 Agustus 2021. Pelantikan akan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal KPK Cahya H Harefa," ujar Ali Fikri di Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Dia menjelaskan, studi dasar mencakup wawasan kebangsaan (empat konsensus dasar negara), Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), kepemimpinan berwawasan bela negara serta pencegahan dan penanggulangan terorisme/radikalisme dan konflik sosial.

"Studi inti, yaitu mengembangkan nilai-nilai dan keterampilan dasar bela negara. Sedangkan studi pendukung antara lain pelaksanaan upacara pembukaan dan penutupan, muatan lokal (KPK), serta bimbingan dan pengasuhan," katanya.

Menurutnya, pengalihan pegawai KPK menjadi ASN merupakan amanat Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dia menuturkan, Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 Pasal 1 angka 6 menyebutkan bahwa Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi adalah aparatur sipil negara sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan mengenai aparatur sipil negara.

"Pegawai yang dilantik hari ini akan segera bergabung dan memperkuat kinerja di unit kerja masing-masing," tuturnya.

Artikel Asli