Liverpool FC vs AC Milan: Motivasi dari Pemburu Gaji Tertinggi

jawapos | Nasional | Published at 15/09/2021 09:15
Liverpool FC vs AC Milan: Motivasi dari Pemburu Gaji Tertinggi

JawaPos.com Mohamed Salah bak joker yang selalu mampu menghancurkan AC Milan.

Salah sudah membuktikannya semasa masih memperkuat AS Roma pada 2015 sampai 2017.

Dia mampu jadi protagonista dalam dua pertemuan melawan Rossoneri.

Sebagaimana saat menggagalkan asa AC Milan finis di zona Eropa dalam giornata terakhir Serie A 20152016.

Dari kemenangan 3-1 AS Roma, Salah menyumbang satu gol. Begitu pula dalam giornata ke-35 musim berikutnya. Dua assist Salah memberi kekalahan 4-1 bagi Rossoneri.

Dini hari nanti (16/9), Salah berkesempatan menyakiti AC Milan lagi saat Liverpool FC memulai Liga Champions musim ini di Anfield (siaran langsung SCTV/Champions TV 1/beIN Sports 1 pukul 02.00 WIB ) .

Momentumnya memang berpihak kepada wide attacker berkebangsaan Mesir tersebut.

Tiga hari lalu (12/9), Salah mencatatkan gol ke-100 untuk LFC di Premier League.

Torehan itu jadi bargaining kuat Salah dalam pembicaraan terkait kontrak barunya bersama The Reds.

Meski kontrak lamanya baru habis pada musim panas 2023, dia ingin mendapatkan kenaikan gaji.

Saat ini Salah menerima gaji GBP 200 ribu (Rp 3,96 miliar) per pekan.

Kenaikan gaji yang diharapkan Salah mencapai 2,5 kali lipat alias GBP 500 ribu (Rp 9,9 miliar) per pekan.

Pemilik gaji tertinggi di skuad LFC sekarang adalah Virgil van Dijk dengan GBP 220 ribu (Rp 4,35 miliar) setiap pekan.

Proposal gaji baru Salah sekaligus bakal jadi yang tertinggi di Premier League.

Menyalip bayaran Cristiano Ronaldo (Manchester United) dengan GBP 480 ribu (Rp 9,48 miliar) per pekan.

Meski enggan membahas gaji Salah, tactician LFC Juergen Klopp menilai pemain 29 tahun itu layak mendapatkan apresiasi tinggi.

Saya pikir Mo di sini ingin memeras tenaga setiap hari dalam kariernya demi klub, ucap Klopp dalam prematch press conference di AXA Training Centre (markas latihan LFC) tadi malam kepada Liverpool Echo .

Klopp lalu memuji Salah dengan menyamakan pemilik julukan The Egyptian King itu seperti bintang baru Paris Saint-Germain Lionel Messi.

Bukan hanya sama posturnya, kedua pemain juga sangat mencintai sepak bola dan ingin jadi bagian yang berpengaruh dari permainan, imbuh pelatih yang akrab disapa Kloppo tersebut.

Sejak mencatatkan gol dalam laga pembuka Liga Champions 20172018 atau musim pertamanya bersama LFC (ke gawang Sevilla di Anfield), Salah tidak pernah bisa mengulangnya kembali.

Apakah dini hari nanti dia bisa melakukannya?

Allenatore AC Milan Stefano Pioli sudah pasang kuda-kuda terhadap ancaman Salah.

Selain Salah, Sadio Mane dan Diogo Jota turut jadi atensi Pioli. Khususnya kecepatan trisula LFC tersebut.

Saya tahu, menghadapi mereka (Salah-Mane-Jota, Red) akan menuntut para pemain kami untuk lebih banyak berlari dari biasanya, bebernya seperti dikutip Mediaset .

Artikel Asli