Kades Pertanyakan Program CSR Pelindo III Lembar

suarantb | Nasional | Published at 15/09/2021 02:37
Kades Pertanyakan Program CSR Pelindo III Lembar

Giri Menang (Suara NTB) Program dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pelindo III Lembar dipertanyakan. Pasalnya, CSR ini minim menyentuh desa-desa lingkar pelabuhan yang ada di wilayah Lembar. Khususnya di Desa Jembatan Kembar (Jakem). Usulan desa setempat di antaranya bantuan masjid dan kendaraan sampah belum juga direalisasikan.

Kepala Desa Jakem Amirullah ditemui Selasa, 14 September 2021 mengatakan sejauh ini CSR Pelindo hanya ke beberapa desa saja. Padahal di wilayah itu ada 10 di desa. Kalau desa kami terakhir disentuh itu tahun 2019 lalu, tegas dia.

Sementara di satu sisi, pihaknya sudah menyerahkan proposal ke Pelindo untuk kendaraan sampai dan masjid. Program ini pun untuk membawa nama baik Lembar, NTB bahkan Indonesia. Karena menjadi jalur utama kedatangan tamu internasional dari kapal pesiar. Daerah pelintasan ini, termasuk Jakem sampah di pinggir jalan, itu seharusnya kita dibantu tangani melalui kendaraan sampah,ujarnya.

Jangankan memperhatikan daerah penyangga Lembar Sekotong, justru program bina lingkungan CSR diarahkan ke luar Lobar dengan alasan Pelindo milik Lombok NTB. Tapi selesaikan dulu di lingkar pelabuhan ini, prioritaskan, imbuhnya.

Pelindo kata dia, adalah BUMN yang dimana ada hak rakyat di sana, sehingga seharusnya warga diberikan untuk diberdayakan. Karena itu, pihaknya pun akan membawa persoalan CSR ini ke DPRD melalui hearing . Kami akan hearing ke dewan supaya Pelindo dipanggil DPRD, tegas dia.

Terkait rencana hearing para kades inipun disambut naik oleh anggota DPRD Lobar Dapil Sekotong Lembar Abu Bakar Abdullah.Bagus itu untuk menyampaikan aspirasi rakyat, lalu kita diperjuangkan, tegas dia.

Nantinya akan diundang para pihak terkait di Pemda dan pelabuhan, sehingga ada ruang menjelaskan ke masyarakat. Bahwa sebagai perusahaan bisa memberikan kontribusi ke daerah maupun masyarakat. Menurutnya segala masalah harus ada dialog untuk dibahas. Apalagi di pelabuhan itu ada 80-83 perusahaan, namun ia mempertanyakan seperti apa kontribusi bagi daerah dan terutama masyarakat sekitar.

Sementara itu, GM Pelindo III Lembar Baharudin mengatakan terkait program CSR semuanya terus berjalan. Kita membawahi Pulau Lombok,ujarnya.

Yang patut disyukuri, ujarnya, di tengah kondisi pandemi Covid 19 Pelindo masih bisa berbagi dan tetap peduli, meski belum bisa memenuhi harapan semua pihak. Soal usulan desa lingkar seperti Jakem, kata dia juga berjalan untuk diusulkan. Pihaknya menambahkan soal CSR ini, pihaknya sudah melakukan pengadaan dan menyerahkan kontainer sampah ke Desa Lembar Selatan dan Labuan Tereng. Semoga tahap awal ini berjalan,imbuhnya. (her)

Artikel Kades Pertanyakan Program CSR Pelindo III Lembar pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Artikel Asli