Melihat Lagi Tembang Ciptaan Iwan Fals untuk Meratus

apahabar.com | Nasional | Published at 15/09/2021 09:28
Melihat Lagi Tembang Ciptaan Iwan Fals untuk Meratus

apahabar.com , BANJARMASIN Selain berdarah Banjar, musisi legendaris Tanah Air, Iwan Fals, rupanya juga pernah membikin lagu untuk Meratus berjudul Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi.

Lagu ini diciptakan Iwan Fals saat berkunjung ke Banjarmasin pada 1982 silam.

Saya ciptakan lagu itu pada 1982. Saat itu saya ke Banjarmasin diajak teman satu sekolah melihat sawmil di sini, ucap Iwan Fals di hadapan puluhan fansnya seperti dilansir Tribunnews, 20 November 2010 silam.

Pemilik nama lengkap Virgiawan Listanto itu sedih melihat kayu-kayu bulat dari bumi Kalimantan dibabat dengan mesin yang meraung-raung.

Dari situlah, Iwan Fals terinspirasi menciptakan lagu.

Berikut lirik lagu Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi karya Iwan Fals:

Raung buldozer gemuruh pohon tumbang
Berpadu dengan jerit isi rimba raya
Tawa kelakar badut-badut serakah
Tanpa HPH berbuat semaunya
Lestarikan alam hanya celoteh belaka
Lestarikan alam mengapa tidak dari dulu?
Oh, mengapa?

O-ho-o-o jelas kami kecewa
Menatap rimba yang dulu perkasa
Kini tinggal cerita
Pengantar lelap si buyung

Bencana erosi selalu datang menghantui
Tanah kering-kerontang banjir datang itu pasti
Isi rimba tak ada tempat berpijak lagi
Punah dengan sendirinya akibat rakus manusia

Lestarikan hutan hanya celoteh belaka
Lestarikan hutan mengapa tidak dari dulu saja?

O-ho-o-o jelas kami kecewa
Mendengar gergaji tak pernah berhenti
Demi kantong pribadi
Tak ingat rezeki generasi nanti

Bencana erosi selalu datang menghantui
Tanah kering-kerontang banjir datang itu pasti
Isi rimba tak ada tempat berpijak lagi
Punah dengan sendirinya akibat rakus manusia

Iwan Fals dan Lingkungan

Iwan Fals

Musisi legendaris Iwan Fals meramaikan acara tahunan konser budaya sebagai penutupan perayaan Grebeg Suro 2016 dan Festival Nasional Reyog Ponorogo. Foto-net

Bicara kepedulian terhadap lingkungan, Iwan memang tak perlu diragukan lagi.

Karena itulah dirinya sangat senang diajak kementerian kehutanan melakukan gerakan menanam pohon.

Saya tidak peduli siapa yang mengajak. Menanam pohon memang sudah lama saya lakukan, kata Iwan.

Pelantun tembang Bento itu mengaku awalnya menanam pohon untuk dirinya sendiri dan keluarga.

Satu pohon kan bisa memberi oksigen hingga dua orang. Lalu kalau tidak dilakukan sekarang, bagaimana ke depannya, kata lelaki kelahiran Jakarta, 3 September 1961 itu.

Bumi Indonesia yang sangat subur diyakini Iwan sangat memudahkan pohon tumbuh dan berkembang. Tinggal bagaimana merawat dan menjaganya.

Anak pasangan Lies dan Haryoso ini juga ingin hutan bisa diambil manfaatnya tanpa harus menebang.

Berdarah Banjar

Iwan Fals

Iwan Fals.
Sumber: net

Belakangan ini, Iwan Fals melontarkan pernyataan yang mengejutkan. Ia mengaku keturunan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Pengakuan ini disampaikan Iwan Fals dalam sesi wawancara bersama eks Jurnalis Rolling Stone, Soleh Solihun.

Lantas media ini mencoba menelusuri silsilah pelantun tembang Bento itu di tanah Banjar.

Pertama-tama, media ini menanyakan langsung kepada salah seorang anggota Oi Banjarmasin, Wahyudi.

Ia pernah berkunjung ke kediaman Iwan Fals di Desa Leuwinanggung, Cimanggis, Depok, 2018 silam.

Dalam pertemuan itu, Iwan Fals mengaku keturunan Banjarmasin.

Namun, Iwan Fals tak menyebutkan secara rinci.

Ia hanya bilang memiliki darah Banjar dari sang kakek.

Saat itu saya tanyakan di Martapura ya bang? Beliau langsung menjawab iya saja, kenang Wahyudi kepada apahabar.com, Senin (13/9).

Sumber lain, ungkap dia, memang benar Iwan Fals memiliki darah Banjarmasin dari sang kakek.

Dalam sumber itu disebutkan, ibunda Iwan Fals berdarah Solo.

Nenek Iwan Fals asli Sunda, sedangkan buyutnya (Ibu dari nenek Iwan Fals) keturunan Bali.

Nah! kakek Iwan Fals dari Ibu asli Banjarmasin.

Bahkan semasa hidup, sang kakek merupakan ulama terkemuka di Banjarmasin.

Konon, ada yang bilang Iwan Fals keturunan Arab dari sang kakek.

Artikel Asli