Percepat Pembangunan Helipad, MGPA dan FIM Jadikan RSUD NTB Rujukan Penanganan Pebalap WSBK

suarantb | Nasional | Published at 15/09/2021 01:49
Percepat Pembangunan Helipad, MGPA dan FIM Jadikan RSUD NTB Rujukan Penanganan Pebalap WSBK

Mataram (Suara NTB) Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Federasi Olahraga Sepeda Motor Internasional atau Federation Internationale de Motocyclime (FIM) menjadikan RSUD NTB sebagai rumah sakit rujukan penanganan pebalap World Superbike (WSBK) yang mengalami kecelakaan di Sirkuit Mandalika. Sehingga, RSUD NTB akan mempercepat pembangunan helipad di rumah sakit milik daerah tersebut.

Kita sudah finalisasi dengan MGPA dan FIM. Memang kemarin mereka kita ajak mengunjungi RSUD NTB, mereka bilang oke , ujar Direktur RSUD NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M. Kes., M.H., dikonfirmasi usai rapat pimpinan di Kantor Gubernur, Selasa, 14 September 2021.

Karena ditetapkan menjadi rumah sakit rujukan penanganan pebalap atau rider WSBK yang mengalami kecelakaan. Maka, RSUD NTB sedang menyiapkan helipad.

Keberadaan helipad tersebut sangat penting. Sebagai tempat mendaratnya helikopter yang membawa (jika ada) pebalap yang mengalami kecelakaan di venue utama Sirkuit Mandalika. Ia mengatakan, waktu tempuh dari Sirkuit Mandalika ke RSUD NTB menggunakan helikopter sekitar 12 menit.

Sedangkan melalui jalur darat waktu tempuh dari Sirkuit Mandalika ke RSUD NTB sekitar 36 menit. Sehingga, tidak ideal apabila menggunakan jalur darat.

Yang mendesak sekarang pembangunan helipad. Minggu ini kita akan mulai bangun. Kalau pembangunan helipad tidak sulit, katanya.

Dokter Jack, demikian Direktur RSUD NTB ini disapa, menambahkan, pihaknya juga sudah membicarakan penyiapan transportasi udara dari Sirkuit Mandalika ke RSUD NTB dengan Bali Air. Ia menyebutkan, sedikitnya dibutuhkan dua helikopter.

Untuk itu, pihaknya juga akan bersurat ke Mabes TNI. Meminta untuk peminjaman helikopter milik TNI. Sekarang kita lagi siapkan helipad di RSUD NTB. Kemudian kita akan mengisi medical center yang ada di Sirkuit Mandalika. Sehingga nanti, pada saat pelaksanaan WSBK, benar-benar NTB siap, ucapnya.

Medical center atau mini hospital yang dibangun di Sirkuit Mandalika, kata Dokter Jack, akan diback up oleh RSUD NTB. RSUD NTB akan mengisi fasilitas-fasilitas penunjang yang dibutuhkan seperti x-ray mobile, lat USG dan lainnya. Dan beberapa dokter spesialis emergency, anastesi, bedah saraf, ortopedi dan bedah plastik. Karena nanti kalau ada potensi kecelakaan, bisa luka bakar bisa terjadi, katanya.

Sementara itu, RS Mandalika yang telah dibangun, tidak digunakan untuk menangani pebalap yang mengalami kecelakaan. RS Mandalika, RSUD Praya dan rumah sakit lainnya di Pulau Lombok akan disiapkan untuk menangani pengunjung atau penonton yang membutuhkan perawatan. Untuk event WSBK, kami akan melibatkan semua rumah sakit yang ada di Pulau Lombok, tandasnya. (nas)

Artikel Percepat Pembangunan Helipad, MGPA dan FIM Jadikan RSUD NTB Rujukan Penanganan Pebalap WSBK pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Artikel Asli