Inter Milan vs Real Madrid: Bukan Tempat Pas untuk Homecoming Carletto

jawapos | Nasional | Published at 15/09/2021 09:00
Inter Milan vs Real Madrid: Bukan Tempat Pas untuk Homecoming Carletto

JawaPos.com Jiwa Carlo Ancelotti tetap sama: AC Milan.

Dia hanya akan kembali ke klub sepak bola Kota Milan kalau ada tawaran dari Rossoneri. Bukan Inter Milan.

Seperti saat dia menolak godaan Inter yang ingin menariknya pulang ke Serie A pada musim panas lalu.

Aku bisa menjadi seperti sekarang karena AC Milan. Aku tidak akan pernah mengkhianatinya, begitu kata-kata penolakannya kala itu seperti dikutip Milan News .

Ancelotti kemudian berlabuh ke Real Madrid.

Penolakan itulah yang kemudian membuat Inter berpaling kepada Simone Inzaghi dari SS Lazio sebagai suksesor Antonio Conte.

Dan, Simo sapaan akrab Simone Inzaghi bakal menyambut Ancelotti dalam matchday pertama grup D Liga Champions 20212022 di Stadio Giuseppe Meazza dini hari nanti (siaran langsung Champions TV 2 pukul 02.00 WIB ) .

Laga yang tentu dinantikan Carletto sapaan akrab Carlo Ancelotti seiring kembali ke stadion yang penuh kenangan dalam kariernya.

Di stadion yang bernama San Siro kala menjadi markas AC Milan tersebut, Carletto mereguk sukses.

Baik sebagai pemain maupun pelatih Rossoneri. Masing-masing dua gelar Liga Champions.

Tapi, enam laga terakhir Carletto ke Stadio Giuseppe Meazza berakhir buruk.

Baik bersama SSC Napoli, Chelsea, maupun AC Milan, tim Carletto selalu keok.

Aku tidak terlalu memikirkan (laga-laga sebelumnya, Red). Aku malah tidak sabar menunggu sambutan hangat dari kolegaku di sana (Italia), kata pelatih 62 tahun itu tentang homecoming -nya kepada Sky Sport Italia .

Terpisah, berbicara di laman resmi klub, Simo menganggap dirinya tidak dalam level untuk dibandingkan dengan Carletto.

Sebagai pelatih, aku baru mendekati 50 pertandingan dalam ajang Liga Champions dan Liga Europa. Ancelotti? Dia jauh lebih banyak dariku. Dia jauh lebih berpengalaman, bebernya.

Meski begitu, menaruh hormat kepada Carletto tak berarti Simo tidak segan mengalahkan seniornya tersebut.

Kami butuh menampilkan permainan yang perfek di hadapannya, tandas pelatih yang punya statistik dua kali menang dan sekali seri dalam tiga laga awal bersama Inter tersebut.

Artikel Asli