MAKI Ancam Laporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli ke Kejagung, Kenapa?

limapagi.id | Nasional | Published at 15/09/2021 08:00
MAKI Ancam Laporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli ke Kejagung, Kenapa?

LIMAPAGI - Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, pihaknya mengancam melaporkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hal ini karena, Lili tak kunjung mengundurkan diri setelah dinyatakan melanggar kode etik oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

"Kalau November belum mengundurkan diri, saya akan menempuh pelaporan juga ke Kejaksaan Agung," kata Boyamin di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 14 September 2021.

Boyamin menyampaikan, Kejagung juga bisa menangani dugaan tindak pidana. Lili, kata Boyamin, dinilai melanggar Pasal 36 Juncto Pasal 65 Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pasal itu mengatur larangan bagi pimpinan KPK untuk mengadakan hubungan langsung maupun tidak langsung, kepada pihak tersangka atau pihak lain yang sedang menjalani perkara di KPK.

"Saya berharap Kejaksaan Agung juga bisa mengontrol KPK ini. Ada yang enggak benar ya gantian. Kan dulu Kejaksaan ada yang enggak benar dikontrol di sini (KPK). Ya saya berharap, Kejaksaan Agung bukan balas dendam, tapi imbang-imbangan," tutur Boyamin.

Sebagai informasi, Dewas KPK menyatakan Lili melanggar ketentuan Pasal 4 ayat 2 huruf B dan dan Pasal 4 ayat 2 huruf A Peraturan Dewan Pengawas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

Hal ini karena, Lili menjalin komunikasi dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Padahal, kasus Syahrial tengah ditangani lembaga antirasuah. Lili pun dikenakan sanksi berat berupa pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan.

Artikel Asli