Punya Kartu Ujian, AGSI Geram Guru Honorer Tak Dapat Jadwal Tes

jawapos | Nasional | Published at 14/09/2021 12:57
Punya Kartu Ujian, AGSI Geram Guru Honorer Tak Dapat Jadwal Tes

JawaPos.com Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) mendapati temuan kendala dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru honorer. Salah satunya adalah tidak bisa mengikuti ujian meski lolos verifikasi pemberkasan, memiliki nomor ujian dan cetak kartu.

Adapun, para guru honorer tersebut pun akhirnya tidak bisa mengikuti ujian tahap pertama karena tidak mandapatkan lokasi dan tanggal tes. Dikatakan bahwa itu disebabkan karena peserta tidak mendaftar formasi di sekolah induk.

Mereka pun pun diarahkan untuk seleksi PPPK gelombang ke dua. Akan tetapi, Presiden AGSI Sumardiansyah Perdana Kusuma tidak bisa menerima hal itu, karena dinilai tidak adil.

Sebab, mereka akan bersaing dengan pelamar lain dari jalur umum dengan jumlah formasi sisa. Oleh karenanya, pihaknya akan memaksa pemerintah untuk tetap memberikan kesempatan bagi guru honorer untuk ujian di gelombang pertama.

Bahwasannya para guru sejarah, dan guru honorer lainnya, guru mata pelajaran lainnya, yang memenuhi syarat, dia lolos verifikasi berkas, dia cetak kartu ujian, dia harus tetap ikut pada gelombang pertama, ungkap dia dalam telekonferensi pers, Selasa (14/9).

Terkait dengan perubahan teknis, ia menyerahkannya kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ia berharap para guru honorer tersebut tetap dapat mengikuti gelombang pertama atau diganti dengan jadwal lain.

Teknisnya terserah Kemendikbud. Apakah memang masih bisa dikondisikan dalam satu pekan terakhir ini, ketika proses berjalan atau disusulkan melalui alokasi waktu yang berbeda. Intinya hak teman-teman untuk seleksi gelombang pertama akan kita kawal, dan itu keharusan yang tak bisa ditawar, pungkasnya.

Artikel Asli