Penataan Kawasan Stasiun Terpadu Tebet Rampung, 3 Stasiun Lainnya Dikebut

limapagi.id | Nasional | Published at 14/09/2021 12:21
Penataan Kawasan Stasiun Terpadu Tebet Rampung, 3 Stasiun Lainnya Dikebut

LIMAPAGI - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyampaikan, pihaknya telah merampungkan penataan kawasan Stasiun terpadu Tebet.

Stasiun Tebet merupakan satu dari empat kawasan stasiun terpadu tahap dua yang masuk dalam proyek penataan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Ia menyebut, adapun untuk tiga stasiun lainnya, yakni, Stasiun Manggarai progresnya sudah mencapai 70,17 persen, Stasiun Palmerah 88,53 persen, dan Stasiun Gondangdia 59,83 persen.

"Kami terus mengintensifkan koordinasi dengan stakeholder dalam rangka akselerasi penataan di tiga lokasi itu sehingga target selesai tahun ini dapat tercapai," ujarnya, dikutip dari PPID DKI, Selasa, 14 September 2021.

Penataan kawasan stasiun terpadu tahap dua di Jakarta terus dikebut. Tujuannya, kata Syafrin, untuk semakin memudahkan para pengguna angkutan umum berpindah dari satu moda transportasi ke moda transportasi lainnya.

Selain itu, penataan dilakukan agar dapat meminimalisir adanya kesemrawutan dan kemacetan di kawasan stasiun yang ada di Ibu Kota.

"Konsep penataan yaitu integrasi secara utuh di setiap stasiun yang diharapkan juga bisa menjadi solusi mengatasi kemacetan yang kerap terjadi," katanya.

Lebih lanjut disampaikan, penataan kawasan stasiun mencakup pembangunan shelter, tempat menurunkan ( drop off ) dan mengangkut ( pick up ) penumpang.

Selanjutnya, peningkatan pedestrian dan tempat penyeberangan orang, serta peningkatan pada fasilitas penunjang lainnya.

"Bagi kendaraan yang mengangkut atau menurunkan penumpang mereka disiapkan tempat, lebih tertata dan tidak lagi sembarangan yang bisa menimbulkan kesemrawutan," ujarnya.

Sebelumnya, penataan empat kawasan stasiun terpadu tahap satu yaitu, Stasiun Sudirman, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Juanda dan Stasiun Senen.

Peresmian rampungnya penataan keempat stasiun tahap satu tersebut dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi pada 17 Juni 2020.

Artikel Asli