Herd Immunity 95 Persen Sulit Tercapai Akibat Covid-19 Varian Delta

jawapos | Nasional | Published at 14/09/2021 12:24
Herd Immunity 95 Persen Sulit Tercapai Akibat Covid-19 Varian Delta

JawaPos.com Covid-19 Varian Delta yang semakin menular membuat semua negara sulit mencapai angka kekebalan kawanan atau herd immunity. Target 95 persen herd immunity diprediksi tidak dapat dicapai mengingat varian Delta yang sangat menular.

Seorang ahli penyakit menular dan profesor tamu di NUS Yong Loo Lin School of Kedokteran di Singapura Tikki E. Pangestu mengatakan dengan varian Delta yang sekarang dominan di sebagian besar negara, targetnya seharusnya lebih fokus pada pencegahan penyakit parah dan kematian akibat virus Korona.

Dengan varian Delta yang memiliki nilai perkalian mendekati 8, mendapatkan herd immunity sebesar 95 persen adalah mitos, kata Pangestu pada perusahaan farmasi MSD seperti dilansir Business World .

Bagi saya, target vaksin Covid-19 bukan untuk menghentikan penyebaran infeksi, tetapi untuk menghentikan penyakit parah dan mencegah orang menggunakan ventilator dan meninggal, jelasnya.

Angka reproduksi dasar (R0 atau R-naught) untuk varian Delta berkisar antara 3,2 hingga 8, menurut Journal of Travel Medicine. Sebagai perbandingan, R0 dari virus influenza adalah antara 0,9 dan 2,1.

R0 adalah jumlah rata-rata orang yang kemungkinan terinfeksi oleh satu individu menular dalam suatu populasi tanpa kekebalan atau intervensi apa pun. Pangestu juga mengingatkan agar tidak membandingkan negara-negara seperti Filipina dan Indonesia dengan negara-negara seperti Singapura, yang telah sepenuhnya memvaksinasi hampir 80 persen populasinya.

Perbandingannya tidak realistis. Tantangan logistik di negara-negara seperti Filipina dan Indonesia lebih menantang daripada negara kecil seperti Singapura, jelasnya.

Mengakhiri pandemi dan mengamankan pemulihan global, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tergantung pada akses vaksin. Menurut profesor penyakit menular dan tropis pediatrik di University of the Philippines Manila dr. Lulu C. Bravo kesetaraan akses adalah masalah.

Kami telah membuat rekomendasi yang memastikan bahwa mereka yang berada di daerah dengan kepadatan tinggi diprioritaskan, kata dr. Lulu.

Kekhawatiran bersama adalah keraguan vaksin, atau keengganan atau penolakan untuk memvaksinasi, meski tersedia layanan vaksin. Paling tidak herd immunity 70 persen bisa tercapai.

Artikel Asli