Demi Sabu, Pemuda Ini Curi Penutup Drainase Kawasan Bisnis Cakranegara

lombokpost | Nasional | Published at 14/09/2021 09:38
Demi Sabu, Pemuda Ini Curi Penutup Drainase Kawasan Bisnis Cakranegara

MATARAM -Pencuri besi penutup drainase di trotoar sepanjang Jalan Pejanggik Cakranegara terungkap. Tiga pelaku utama berinisial B, 19 tahun, serta Z dan R yang masih di bawah umur diringkus Tim Puma Polresta Mataram, Senin (13/9). Mereka juga menangkap penadah berinisial M, 52 tahun.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Mataram. Polisi langsung melakukan penyelidikan. Total ada 57 besi penutup drainase yang hilang, kata Heri, kemarin.

Aksi pencurian itu terekam kamera CCTV dan sempat viral di media sosial. Berbekal rekaman itu, polisi melakukan pengembangan. Kita identifikasi wajah pelaku, jelasnya.

Polisi menangkap tiga pelaku di rumahnya, Lingkungan Kampung Jawa, Cakranegara. Mereka pun mengakui perbuatannya.

Saat diinterogasi mereka mengaku telah mencuri 12 besi penutup drainase. Semuanya dijual seharga Rp 1,9 juta. Hasil penjualannya dibagi rata, kata Heri.

Besi hasil curian itu dijual seharga Rp 3.500 per kilogram. Satu besi penutup itu beratnya 50 kilogram. Satu besi penutup drainase dijual Rp 170 ribu, sebutnya.

Uang hasil penjualan itu habis digunakan untuk membeli sabu. Mereka membeli sabu di wilayah Abian Tubuh, Cakranegara. Selain beli sabu juga digunakan untuk main judi online, bebernya.

Pelaku mengakui besi penutup drainase yang dicurinya itu dijual ke penadah berinisial M di wilayah Getap. Dari penadah itu kita temukan enam besi penutup drainase. Sisanya sudah dikirim ke Surabaya, jelasnya.

Tiga pencuri dan penadahnya kini sudah ditahan di Mapolresta Mataram. Pemuda berinsial B, Z, dan R dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sementara M dijerat pasal 480 KUHP ancaman empat tahun penjara.

Heri mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan ada komplotan lain yang juga mencuri besi penutup drainase tersebut. Kita masih kembangkan kasus ini untuk mencari komplotan lainnya, ungkapnya.

Sementara Kadis Perkim Kota Mataram Nazarudin Fikri mengatakan, dari pantauan lapangan, besi penutup drainase itu diketahui hilang sejak Juli lalu. Awalnya yang hilang hanya satu atau dua besi. Kita ganti. Tetapi, malah semakin banyak yang hilang. Total ada 57 besi penutup yang hilang. Kerugian kita mencapai Rp 57 juta, kata Fikri.

Banyaknya penutup drainase yang hilang sehingga pihaknya melapor ke Polresta Mataram.Jika tidak segera ditutup dapat membahayakan pejalan kaki. Kami berterima kasih Polresta Mataram berhasil mengungkap pelakunya, ujarnya.

Sementara itu, pelaku B mengaku dia beraksi malam hari. Sekitar pukul 03.00 Wita. Awalnya, diamelihat ada beberapa orang mencongkel besi penutup drainase itu menggunakan linggis. Saat saya tegur, mereka langsung kabur, tuturnya.

Namun, bukannya kembali memasang besi tersebut. Pelaku B malah mengambilnya dan dijual. Satu besi penutup itu saya jual Rp 170 ribu, akunya.

Dari kejadian itu, B yang kecanduan sabu dan kalah main judi slot malah mencuri besi penutup drainase yang lain. Dia mengajak saudaranya berinisial Z dan temannya R. Total sudah ada 12 besi penutup. Uangnya sudah habis. Beli sabu sama main judi online, katanya. (arl/r1)

Artikel Asli