Pernah Dipenjara, Belum Kapok, Membegal Lagi Pakai Pedang

jawapos | Nasional | Published at 14/09/2021 09:44
Pernah Dipenjara, Belum Kapok, Membegal Lagi Pakai Pedang

JawaPos.com Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan dua begal yang beraksi di jalan Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian, pada 2 September lalu. Dalam aksinya, pelaku menakuti korban dengan pedang katana layaknya samurai. Untung, tidak sampai ada korban jiwa.

Dua pelaku yang berinisial AI dan MS diamankan petugas di rumah mereka di Desa Trosobo, Kecamatan Taman. Keduanya diringkus sehari pasca beraksi. Tepatnya setelah korban RM melapor. Saat itu, sekitar pukul 03.00, korban melintas di jalan tersebut bersama pacarnya. Motor korban dipepet pelaku, terang Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro saat gelar kasus di Mapolresta Sidoarjo, Senin (13/9)

Tak hanya memepet, pelaku mengayunkan pedang hingga mengenai motor korban. Karena itu, korban sampai terjatuh, lanjut Kusumo. Lantaran takut, korban bergegas lari. Motor ditinggal di lokasi. Nahasnya lagi, handphone korban terjatuh. Tidak sempat diambil. Pelaku pun leluasa mengambil barang milik korban.

Setelah dibegal, korban langsung melapor ke Polsek Krian. Petugas pun melacak pelaku. Di dekat lokasi, ada kamera CCTV. Petugas mengeceknya dan meminta keterangan korban. Akhirnya pelaku berhasil dibekuk.

Ternyata, AI pernah ditangkap pada 2017. Juga karena membegal. Namun, pemuda 20 tahun tersebut hanya menjalani masa hukuman 3 tahun 7 bulan karena saat itu masih di bawah umur. Tidak punya pekerjaan. Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari, ujar AI lirih, ketika ditanya kenapa nekat melakukan aksinya. Kini, kedua pelaku terancam pasal 365 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Artikel Asli