Kuota Pupuk Bersubsidi Ditambah

radarjogja | Nasional | Published at 14/09/2021 09:45
Kuota Pupuk Bersubsidi Ditambah

RADAR JOGJA Alokasi atau kuota pupuk bersubsidi untuk petani di Gunungkidul ditambah. Bantuan pemerintah dalam bentuk penambahan pupuk tersebut dilakukan menjelang persiapan musim tanam.

Hal tersebut disampaikan Bupati Gunungkidul Sunaryanta disela peninjauan persediaan pupuk bersubsidi di Gudang PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri), Wonosari kemarin (13/09. Dia memastikan, kuota pupuk subsidi tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya mendapat kuota pupuk subsidi sekitar 13 ribu ton dalam setahun. Namun mulai tahun ini, kuotanya naik signifikan mendekati 18 ribu ton pupuk, kata Sunaryanta.

Dikatakan, peningkatan kuota pupuk subsidi disesuaikan dengan kebutuhan petani. Apakah kuota 18 ton cukup? Kata Sunaryanta, sudah dihitung sehingga kedepan sudah tidak ada lagi kejadian kelangkaan pupuk murah subsidi pemerintah.

Kami optimistis tambahan kuota pupuk subsidi ini sangat mencukupi kebutuhan petani Gunungkidul. Adapun pupuk tersebut sudah mulai didistribusikan, ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Penjualan PT Pusri Wilayah DIJ dan Jateng, Imam Triyono mengatakan proses distribusi pupuk bersubsidi dilakukan secara berjenjang. Mulai dari pabrik pusat Palembang, Sumatra Selatan menuju ke Semarang, Jawa Tengah.

Jadi prosesnya mulai dari Lini 1 sampai 3 di DIJ, kemudian berlanjut ke distributor, kios, baru sampai ke petani, kata Imam Triyono.

Disinggung mengenai mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi, petani bisa mengakses dengan menggunakan Kartu Tani. Sebab di dalam kartu ini sudah terdata kuota pupuk yang bisa diterima tiap petani.

Tapi memang salah satu kendalanya belum semua petani memiliki Kartu Tani, ucapnya.

Lalu solusinya? Imam memastikan bahwa pupuk bersubsidi bisa didapat secara manual. Dengan catatan sudah terdaftar dalam sistem Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok tani (RDKK). Mengenai stok, aman hingga tingkat kios. Proses distribusi terpantau dan diawasi, tegasnya. (gun/bah)

Artikel Asli