Pembelajaran Tatap Muka di Kediri Mulai Digelar

republika | Nasional | Published at 14/09/2021 09:02
Pembelajaran Tatap Muka di Kediri Mulai Digelar

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kota Kediri, Jawa Timur, mulai digelar di sejumlah sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Alhamdulillah, kami sudah melakukan tatap muka terbatas hari yang pertama, sebagai salah satu TK sekolah penggerak yang diberikan kesempatan untuk melakulan kegiatan tatap muka terbatas," kata Asih Tri Wulandari, guru kelompok B1 di TK Dharma Wanita Tosaren 2 Kota Kediri, Senin (14/9).

Asih mengatakan bahwa hari pertama pelaksanaan PTMterbatas berjalan dengan lancar. Sebelumnya para guru telah mempersiapkan dengan matang segala kebutuhan menjelang PTMterbatas. "Kami siapkan semua kelengkapannya sesuai dengan protokol kesehatan, demi keamanan dan kenyamanan anak-anak selama menjalani tatap muka," kata dia.

Ia menambahkan, saat PTM terbatas tersebut hanya empat anak di setiap sesinya. PTM terbatas dilakukan karena dari pihak sekolah juga sering mendapatkan keluhan dari orang tua agar kegiatan belajar mengajar segera masuk.

" Ini juga harapan orang tua, sekolah bisa kembali dilaksanakan secara tatap muka, apalagi untuk anak usia TK, kalau pembelajaran daring seringkali dikeluhkan orang tua, anak-anak tidak mau mengikuti kelas," ujar dia.

PTM terbatas juga digelar di SDN Jagalan 1 Kota Kediri. Sejumlah anak tampak mendatangi sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Kepala SDN Jagalan 1 Kota Kediri Suwarni mengatakan sekolahnya telah dipilih sebagai salah satu sekolah penggerak yang diberikan kesempatan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas. "Alhamdulillah lancar. Untuk persiapannya juga sangat didukung oleh wali murid, komite sekolah maupun seluruh bapak ibu guru semuanya," katanya.

Ia menambahkan, protokol kesehatan dijalankan dengan sangat ketat saat kegiatan tersebut. Sosialisasi juga telah dilakukan kepada wali murid, sehingga mereka pun mengerti. "Sebelumnya, telah kami sosialisasikan kepada para orang tua atau wali murid dan peserta didik dengan menggunakan video-video mengenai alur-alur pembelajaran di sekolah.

Artikel Asli