Ustadz Abdullah Said, Sang Pejuang Dakwah (II)

republika | Nasional | Published at 14/09/2021 08:20
Ustadz Abdullah Said, Sang Pejuang Dakwah (II)

IHRAM.CO.ID, Kedatangan Ustadz Abdullah Said dari Jakarta bukanlah titik nol baginya dalam dunia dakwah.Sebab, sejak remaja dirinya sudah terjun dalam menyiarkan Islam di tengah masyarakat. Saat masih berusia 13 tahun, putra Puang Imang Abdul Kahar Syuaib itu sudah berkali-kali mengisi khutbah jumat di berbagai masjid Kota Makassar.

Ia pun berpengalaman aktif di berbagai ormas Islam. Saat masih berstatus murid PGAN Makassar, dirinya tercatat sebagai anggota Pelajar Islam Indonesia (PII). Mulai saat itu, namanya kian dikenal sebagai tokoh muda Muslim yang anti-komunis.

Memang, pada era 1960-an Indonesia dilanda situasi sosial-politik yang cukup panas, di mana kaum religius-nasionalis kerap diserang para pengibar panji komunisme. Tak mengherankan bila hingga masa dewasanya, sang ustadz sangat dekat dengan tokoh-tokoh Masyumi.

Sejak 1966, Ustaz Abdullah berkiprah di Muhammadiyah, pertama-tama melalui Pemuda Muhammadiyah cabang Sulsel dan Sultra. Dari persyarikatan tersebut, dirinya mu lai mempelajari bagaimana sistem kaderisasi dai berjalan efektif. Inilah bekal yang sangat berharga untuknya kelak merintis pesantren dan ormas Hidayatullah.

Baca sebelumnya: Ustadz Abdullah Said, Sang Pejuang Dakwah bagian pertama

Artikel Asli