Fokus Vaksinasi di Kemantren

radarjogja | Nasional | Published at 14/09/2021 08:00
Fokus Vaksinasi di Kemantren

RADAR JOGJA Pemkot Jogja membuat strategi baru untuk menyelesaikan percepatan warga kota yang belum tervaksin. Sejumlah kemantren, atau dulunya kecamatan, dengan tingkat capaian tinggi akan disasar untuk dituntaskan.

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (HS) mengatakan, 14 kemantren di Kota Jogja ditargetkan secepatnya bisa berwarna biru artinya sudah divaksin semua. Sehingga, strategi baru perlu disiapkan guna percepatan menuntaskan wilayah yang masih didapati warga belum tervaksin. Kami coba menyasar kecamatan yang merahnya sedikit (kecamatan dengan sisa warga paling kecil belum tervaksin) coba kita datangi, kata HS, kemarin (13/9).

HS menjelaskan, terdapat beberapa kemantren dengan tingkat capaian vaksinasi tinggi. Tapi hanya ada dua kecamatan yang menyisakan sedikit warga yang belum tervaksin. Seperti, Kemantren Gondomanan yang tinggal menyisakan 3.908 orang dan Pakualaman yang tersisa 2.991 orang. Itu termasuk yang paling kecil. Jadi kita selesaikan yang sedikit dulu. Targetnya, minggu ini satu kementren yang sisanya sedikit sudah tervaksin semua, ujarnya.

Sementara, sampai dengan saat ini masih ada 118.021 atau 33.80 persen penduduk Kota Jogja belum vaksin. Dari jumlah itu sudah disisir dan pengecekan baik keberadaan warga maupun riwayat secara personal kenapa sampai belum mendapat akses vaksin. Harapan saya semua kemantren itu biru artinya sudah divaksin semua, jelasnya.

Pun tidak dipungkiri, dari hasil penyisiran tersebut ditemukan kendala teknis di lapangan terkait faktoer tertentu masyarakat untuk divaksin. Misalnya, masih ada warga atau masyarakat yang terkesan memilih jenis vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan. Ada yang mempersoalkan vaksinnya apa, kita kasih AstraZeneca tapi maunya Sinovac. Trus dari banyak wanita yang belum vaksin, keberatan kalau vaksinatornya laki-laki, terangnya.

Sekretaris Percepatan Vaksinasi Kota Jogja Ignatius Tri Hastono menyebut capaian vaksinasi Covid-19 dosis 1 sasaran wajib vaksin usia 12 tahun ke atas penduduk kota Jogja sebanyak 231.469 atau 66,20 persen. Jumlah ini termasuk hasil pelacakan penduduk NIK kota Jogja yang divaksin di faskes luar kota Jogja. Saat ini selain masih dilakukan percepatan imunisasi di 18 puskesmas, 13 RS, dan 3 klinik. Vaksinasi juga dilakukan di tiga sentra XT Square, PDAM Tirtamarta, dan SMAN 7 Jogja. Maupun vaksinasi massal di kemantren/kelurahan serta melalui mobile vaksin. (wia/pra)

Artikel Asli