Luhut Soroti Peningkatan Kasus Covid-19 di 3 Kabupaten Jateng: Ini Early Warning

limapagi.id | Nasional | Published at 14/09/2021 07:00
Luhut Soroti Peningkatan Kasus Covid-19 di 3 Kabupaten Jateng: Ini Early Warning

LIMAPAGI - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, angka kasus Covid-19 di tanah air kian menurun.

Kendati begitu, Luhut mengingatkan, kewaspadaan tak boleh lengah. Hal ini karena, terdapat peningkatan kasus konfirmasi atau angka kematian di beberapa wilayah Jawa Tengah (Jateng).

"Seperti Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Semarang. Ini early warning juga pada kita pada sisi lain turun, tapi ada juga kasus yang tidak meningkat. Jadi, ini kita harus hati-hati jangan kita (kasus Covid-19) nanti kembali kepada sebelum tanggal 15 Juli," kata Luhut dilansir dari akun YouTube PerekonomianRI, Senin, 13 September 2021.

Luhut berujar, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 20 September 2021. Dia mengklaim, pemerintah berhasil menurunkan wilayah yang masuk Level 4 menjadi tiga kabupaten/kota.

"Dari 11 kota/kabupaten level 4 pada minggu yang lalu, pada hari ini jumlahnya berkurang menjadi hanya 3 kabupaten/kota saja," ujarnya.

Selain itu, penurunan wilayah yang masuk Level 3 juga buah kerja sama semua pihak yang telah menjaga kondusifitas PPKM. Kasus Covid-19 yang membaik di Jawa-Bali, kata dia, menyebabkan penurunan level PPKM yang lebih cepat dibandingkan perkiraan.

Dia melanjutkan, PPKM Jawa-Bali dan di luar Jawa-Bali akan terus diterapkan. Aturan tersebut akan selalu dievaluasi setiap minggu.

"Hingga menekankan kasus konfirmasi dan tidak mengulang kejadian sama di kemudian hari. Jadi, kita untuk memonitor ini karena kalau dilepas, tidak dikendalikan, terus bisa nanti ada gelombang berikutnya," ucapnya.

Dia menambahkan, keputusan itu juga berdasarkan pengalaman yang terjadi di banyak negara. Pemerintah, lanjut Luhut, tidak ingin mengulangi kesalahan yang dilakukan negara lain, khususnya terkait pelonggaran pembatasan sosial.

Artikel Asli