Tawuran di Kandea Berlanjut di Pagi Buta, Anak Panah Besi ke Petugas Dibalas Gas Air Mata

bukamatanews | Nasional | Published at 14/09/2021 07:48
Tawuran di Kandea Berlanjut di Pagi Buta, Anak Panah Besi ke Petugas Dibalas Gas Air Mata

MAKASSAR, BUKAMATA - Tawuran akibat dendam lama di Jl Kandea 3, Makassar, Sulsel, berlangsung sejak magrib Senin, 13 September 2021 hingga dini hari, Selasa, 14 September 2021. Pelaku tawuran adalah pemuda Baraya Kecamatan Bontoala dengan pemuda Bunga Eja Beru Kecamatan Tallo.

Personel Tim Penindak Gangguan Kamtibmas (Penikam) Polrestabes Makassar yang turun membubarkan tawuran pada dini hari, diadang dengan lemparan batu dan anak panah besi dari busur ketapel.

Terpaksa, tim yang dipimpin Danru Tim Penikam Polrestabes Makassar, Bripka Amal, melepaskan tembakan gas air mata. Lalu melakukan penyisiran. Sayang, para pelaku tawuran dengan gesit menghilang di antara gang-gang di lokasi tawuran.

Petugas gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polsek Tallo serta Bontoala, tak menemukan satupun pelaku.

"Di lokasi tadi kami amankan sejumlah anak panah yang digunakan saat tawuran, kalau pemicu tawuran diduga akibat dendam lama," jelas Bripka Amal.

Saat ini, situasi di lokasi tawuran tersebut sudah lama keadaan kondusif. Namun, sejumlah petugas keamanan dari Polsek Bontoala dan Tallo masih berjaga di perbatasan kedua kecamatan tersebut untuk mengantisipasi tawuran susulan.

Tawuran berlangsung mulai sekira pukul 19.00 Wita kemarin. Berdasar kronologis yang beredar, tawuran berawal pada pukul 18.55 Wita, ketika oknum pemuda Baraya tiba-tiba menyerang. "Mana pemuda keluarko warga Bungaeja Beru," teriak pemuda Baraya sembari membentangkan busur dan melempari warga yang sedang persiapan salat isya di Masjid Nurul Hidayah.

Pukul 19.08 Wita, pemuda Bungaeja Beru mendengar teriakan dan letusan petasan, keluar melakukan perlawanan. Sehingga terjadi saling serang dengan menggunakan petasan, batu, busur, botol bekas minuman.

Pukul 19.27 Wita, aparat keamanan dari Polsek Bontoala dan Tallo bersama anggota Koramil Bontoala tiba di lokasi kejadian dan langsung menembakkan gas air mata membubarkan perang kelompok.

Pukul 19.37 Wita situasi lokasi kejadian sempat aman terkendali. Namun, pukul 19.40 Wita situasi kembali perang kelompok saling serang dengan menggunakan busur, batu, petasan dan melempar bom molotov.

Pukul 20.00 Wita tim Patmor Polrestabes tiba dan langsung menembakkan peluru gas air mata guna membubarkan perang kelompok.

Penulis: Maulana

Artikel Asli