Rombak Kepengurusan Partai Ummat Siap Tempur

rm.id | Nasional | Published at 14/09/2021 07:20
Rombak Kepengurusan Partai Ummat Siap Tempur

Partai Ummat mengaku dalam kondisi siap tempur menghadapi Pemilu 2024. Selain telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebagai sebuah legalitas, partai bentukan Amien Rais ini juga sedang bersih-bersih kepengurusan.

Sekarang sedang melakukan konsolidasi dan rekruitmen kenggotaan, juga konsolidasi struktural untuk pengembangan fungsi strategis partai, ujar Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya kepada Rakyat Merdeka , kemarin.

Mustofa bersyukur, partainya telah mendapatkan legalitas SK Kemenkumham yang disahkan 20 Agustus lalu. Seluruh kader se-Indonesia menyambut antusias. Pasalnya, satu per satu mimpi menjadi kontestan Pemilu 2024 terwujud.

Mantan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengamini, tidak mudah berjuang mendirikan sebuah partai baru. Satu tahun belakangan, Partai Ummat bisa konsisten berjuang. Mulai dari sosialisasi, menyusun AD/ART Partai, hingga beragam dokumen mendirikan sebuah partai baru.

Para kader sangat antusias karena sebagai wujud rasa syukur, ucap Mustofa.

Satu tahun perjalanan Partai Ummat, berbagai dinamika terjadi di internal. Termasuk, ditinggal pergi salah satu pendirinya, yaitu Agung Mozin alias Bang Amoz.

Meski demikian, Mustofa memastikan partainya tetap solid. Pasalnya, setiap dinamika diselesaikan melalui keputusan bersama yang tertuang di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Soal kepengurusan, Mustofa memastikan, partainya semakin solid. Sekali pun nantinya ada rotasi kepengurusan, itu ihktiar agar partai terus menjadi besar.

Perubahan struktur dalam partai baru bisa saja terjadi, menyesuaikan kebutuhan demi besarnya Partai Ummat, terangnya.

Mustofa juga menegaskan, tidak ada istilah gembos di dalam partainya setelah ditinggalkan sejumlah pengurus. Partai Ummat tetap konsisten berjuang dan siap menjadi kontestan Pemilu 2024. Tidak berpengaruh sama sekali, tegasnya.

Sebelumnya, salah satu pentolan sekaligus pendiri Partai Ummat Agus Mozin mundur karena merasa tidak lagi sejalan dengan program partai. Langkah ini juga diikuti sejumlah kader partai seperti pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Ummat Sumatera Barat, HM Tauhid. [BSH]

Artikel Asli