Delapan Jenazah Berhasil Diidentifikasi

koran-jakarta.com | Nasional | Published at 14/09/2021 07:09
Delapan Jenazah Berhasil Diidentifikasi

JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri berhasil mengidentifikasi sebanyak delapan jenazah korban kebakaran pada Rabu (8/9) di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang.
"Hari Senin kembali Tim DVI berhasil mengidentifikasi delapan jenazah, satu di antaranya warga negara asing yaitu Portugal," kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (13/9).
Ahmad Ramadhan menambahkan identitas delapan jenazah korban kebakaran tersebut adalah Anton bin Idal (35), Lim Angie Sugianto bin Go Shong Weng (68), Sarim bin Harkam (56) dan Rezkil Khairi bin Nursin (23).
Selanjutnya atas nama Sumantri J. Jayaprana bin Darman (35), I Wayan Tirta Utama bin Nyoman Sami (36), Petra Eka bin Suhendar (25) dan Ricardo Ussumane Embalo bin Antonio Embalo WNA Portugal (51).
Ahmad Ramadhan mengatakan rata-rata jenazah korban kebakaran tersebut teridentifikasi berdasarkan DNA dan medis.
Dia menambahkan dari 41 jenazah korban kebakaran yang diidentifikasi di RS Polri Kramat Jati tersisa 23 jenazah lagi yang belum teridentifikasi. "Jadi, ada delapan yang teridentifikasi hari ini sehingga jumlah total yang sudah teridentifikasi sampai hari ini 18 orang. Dari 41, ada 23 jenazah yang belum teridentifikasi. Tim masih terus bekerja sehingga besok atau lusa bisa diharapkan seluruh jenazah teridentifikasi," ujar Ahmad Ramadhan.

Periksa 25 Saksi
Polda Metro Jaya hingga saat ini telah memeriksa 25 orang saksi terkait kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9) dini hari WIB, menyusul penetapan kasus itu dari penyelidikan ke penyidikan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan, bahwa pada Senin ini sebanyak 25 orang telah diperiksa di dua tempat yaitu di Polda Metro Jaya dan Polres Metro Kota Tangerang.???
"Di Polda ada 12 orang yang diperiksa yaitu pegawai lapas yang bertugas pada malam itu, kita periksa dan BAP (berita acara pemeriksaan), kemudian ada tiga saksi dari PLN," ujar Yusri di Jakarta, Senin.
Yusri mengatakan untuk saksi yang diperiksa di Polres Metro Kota Tangerang terdiri dari tiga petugas pemadam kebakaran (damkar) yang bertugas memadamkan api pada saat kejadian dan tujuh warga binaan Lapas Tangerang.
"Warga binaan dari blok C2 yang waktu itu mengetahui dan mengalami luka ringan. Petugas PLN yang bekerja di TKP (tempat kejadian perkara) dan damkar juga yang bekerja saat itu," kata Yusri.
Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya sebelumnya juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Victor Teguh Prihartono, pada Selasa (14/9).
Yusri mengatakan bahwa surat pemanggilan terhadap Kalapas Kelas 1 Tangerang itu sudah dilayangkan kepada yang bersangkutan.

Artikel Asli