Tidak Mau Nambah Hukuman, Bandar Narkoba Bayar Denda Rp 1 M

jawapos | Nasional | Published at 13/09/2021 14:48
Tidak Mau Nambah Hukuman, Bandar Narkoba Bayar Denda Rp 1 M

JawaPos.com Deny Wijaya memilih untuk membayar denda Rp 1 miliar daripada menjalani masa hukuman tambahan setahun penjara. Terpidana bandar narkoba itu harus menjalani hukuman 18 tahun penjara setelah terbukti menjual 1,1 kilogram sabu-sabu dan 4.091 butir pil ekstasi.

Pembayaran denda tersebut sudah diserahkan ke Kejari Tanjung Perak. Jaksa kemudian menyetorkannya ke kas negara melalui BRI. Langsung kami setorkan ke BRI untuk disetorkan kembali ke kas negara, ujar Kepala Kejari Tanjung Perak I Ketut Kasna Dedi.

Menurut Kasna, hukuman Deny sudah berkekuatan hukum tetap setelah di tingkat kasasi hakim Mahkamah Agung (MA) menambah enam tahun masa hukumannya pada 2014. Dari sebelumnya pidana 12 tahun penjara di tingkat pertama di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang dikuatkan dengan putusan banding.

Tidak hanya itu, masa hukuman subsider juga ditambah jika Deny tidak membayar denda Rp 1 miliar. Dari subsider dua bulan kurungan menjadi setahun. Dengan dibayarkan denda ini, maka terpidana tidak menjalani subsider, katanya.

Kini Deny masih harus menjalani masa hukuman 10 tahun penjara lagi di Lapas Kelas I Surabaya. Pria itu sebelumnya sudah menjalani masa hukuman selama delapan tahun di penjara sejak 2013.

Artikel Asli