Seorang Pencari Ikan Hanyut di Sungai Brantas Jombang, Kini Masih dalam Pencarian

jatimtimes.com | Nasional | Published at 13/09/2021 13:14
Seorang Pencari Ikan Hanyut di Sungai Brantas Jombang, Kini Masih dalam Pencarian

JATIMTIMES - Seorang pencari ikan dilaporkan hanyut ke tengah Sungai Brantas di Desa Tanggungkramat, Kecamatan Ploso, Jombang. Korban sempat diteriaki warga saat berjalan menuju tengah aliran sungai.

Kepala Desa Tanggungkramat Widha Dwi Priyatno mengatakan, kejadian pertama kali diketahui oleh warganya bernama Syamsuri (51). Dia saat itu berada di atas perahu sedang mencari ikan di Sungai Brantas.

Sekitar pukul 05.00 WIB, Syamsuri melihat seorang pria membawa keranjang kecil sedang mencari ikan di tepi sungai. Sepintas seperti biasa, lama-lama pria pencari ikan tersebut berjalan ke tengah menuju aliran Sungai Brantas.

"Saksi mata sempat meneriaki korban, tapi korban tidak merespons. Korban terpeleset ke sungai yang memiliki lubang dengan kedalaman yang tidak terukur," kata Widha saat diwawancarai di lokasi kejadian, Senin (13/09).

Kapolsek Ploso Kompol Paidi Sadiarto membenarkan kejadian tersebut. Korban tenggelam hingga kini belum diketahui identitasnya. Di lokasi kejadian, petugas kepolisian menemukan barang-barang yang diduga milik korban.

Seperti sepeda motor Yamaha Mio warna putih dengan nopol S 6827 OBL, jas hujan warna biru dan sandal japit karet.

"Identitas kendaraan sudah kita telusuri, ternyata motor sudah dijual (berpindah tangan, red). Saat ini kita sudah sebar informasi terkait korban tenggelam, guna ungkap identitas korban," kata Paidi.

Hingga siang ini, upaya pencarian masih berlangsung di lokasi awal korban diketahui tenggelam. Pencarian korban melibatkan tim BPBD Jombang dan Basarnas Surabaya dengan menggunakan tiga perahu karet.

Penyisiran dilakukan dalam radius sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian. "Pencarian kita susuri sampai jembatan ploso. Kesulitan pencarian saat ini derasnya arus air deras dan kondisi sungai yang keruh, serta banyaknya sampah yang terbawa aliran sungai," kata Agus Irmawan, Penanggungjawab Data dan Informasi BPBD Jombang.(*)

Artikel Asli