Komisi D DPRD Surabaya Dampingi Peserta Tes CPNS dan PPPK Swab Antigen

jawapos | Nasional | Published at 13/09/2021 13:10
Komisi D DPRD Surabaya Dampingi Peserta Tes CPNS dan PPPK Swab Antigen

JawaPos.com Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah turun langsung membantu peserta tes CPNS dan PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Dari catatannya, sebanyak 2.083 peserta diwajibkan untuk tes swab antigen.

Setiap peserta tes CPNS dan PPPK diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan tes antigen pada H-1 sebelum pelaksanaan tes. Rencananya, tes diselenggarakan mulai 13 hingga 17 September, ujar Khusnul Khotimah pada Senin (13/9).

Bantuan tes antigen itu , lanjut Khusnul, dibutuhkan para peserta tes. Dia membantu peserta untuk swab pada tes, Jumat (10/9).

Oleh karena itu, Khusnul meminta Pemkot Surabaya dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, untuk membantu secara gratis. Pemkot Surabaya harus hadir membantu mereka. Apalagi mereka juga bagian dari warga Surabaya yang tengah berusaha mencari pekerjaan dan status kerja yang lebih baik.

Mungkin teknis tes swab antigen bisa dilakukan di puskesmas terdekat, serta memberikan surat keterangan hasil pemeriksaan swab antigen tersebut secepatnya, ujar Khusnul Khotimah yang juga alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) itu.

Menurut Khusnul, sebelumnya Pengurus Koordinator Daerah Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) Surabaya, juga telah mengirim surat permohonan fasilitas tes swab antigen untuk peserta seleksi guru pegawai PPPK 2021 kepada Kepala Dinkes Surabaya. Surat permohonan tersebut telah dikirim pada 9 September.

Dalam surat itu, pengurus FHK2I memohon kepada kepala Dinkes Surabaya untuk memfasilitasi tes antigen dan vaksin Covid-19, sebagaimana persyaratan mengikuti tes PPPK 2021. Syarat terebut tertuang dalam Surat Kementerian Kesehatan Nomor SR.04.01/II/2309/2021 pada 6 September 2021.

Sebagai wakil rakyat di Komisi D DPRD Surabaya, saya minta Pemkot Surabaya melalui dinkes untuk membantu mereka. Pemerintah harus hadir membantu mereka. Harapan saya semoga semua selurus peserta tes PPPK dan CPNS bisa lolos dan diterima, tutur Khusnul Khotimah.

Dalam tinjauannya, Khusnul memastikan peserta tes CPNS dan PPPK mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama pelaksanaan tes. Meski mereka sudah dinyatakan negatif berdasar tes antigen , tapi harus tetap melaksanakan prokes.

Pelaksanaan tes CPNS dan PPPK ini yang melakukan adalah pemerintah pusat. Semoga pelaksanaan tes PPPK dan CPNS berjalan lancar dan tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19, ucap Khusnul Khotimah.

Artikel Asli