Rizal Ramli Kena Omel Habis-habisan: Isi Otaknya Hanya Septic Tank, Bau Tanah!

wartaekonomi | Nasional | Published at 13/09/2021 12:55
Rizal Ramli Kena Omel Habis-habisan: Isi Otaknya Hanya Septic Tank, Bau Tanah!

Tenaga ahli utama, Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin merespons pernyataan mantan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Rizal Ramli yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) layak dibui lantaran banyak menyebarkan berita bohong, salah satunya soal mobil esemka.

Ngabalin mengatakan, Rizal Ramli hingga sekarang ini masih menaruh dendam kepada pemerintah Jokowi lantaran dipecat. Ngabalin bahkan menyebut, dendam Rizal Ramli kepada Jokowi menutupi akal sehatnya.

Kalau yang ini orangnya sangat pendendam karena sakit hatinya dalam banget masuk sampai sum-sum tulang belakang, nafsunya melebihi akal sehat dan yang tertinggal dalam otaknya hanya septic tank tunggu waktunya karena sudah bau tanah, tutur Ali Ngabalin di Twitter-nya, Senin (13/9/2021).

Ngabalin mengatakan, tidak ada prestasi yang dibuat oleh Rizal Ramli sewaktu dirinya menjabat. Akhirnya dia dipecat oleh Jokowi.

Waktu menjabat nggak tahu prestasi apa yang dibuat, akhirnya dipecat OMG ungkap Ali Ngabalin.

Sebelumnya, Rizal Ramli mengaku Peresiden Joko Widodo (Jokowi) layak masuk penjara, dia mengatakan, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu banyak menyebarkan sejumlah berita yang tak terbukti kebenarannya, salah satunya adalah mobil esemka.

Hal ini disampaikan Rizal Ramli menanggapi sejumlah komentar yang meminta jurnalis senior Hersubeno yang dipolisikan karena dianggap menyebarkan berita bohong soal kesehatan ketua umum PDI Perjungan Megawati Soekarnoputri.

"Jika itu terjadi Presiden Jokowi jauh lebih layak dipolisikan. Jokowi banyak menebar berita bohong, seperti mobil Esemka, impor dan stop uang," kata Rizal Ramli dikutip Populis.id, Minggu (12/9/2021).

Salah satu pihak yangmeminta polisi segera turun tangan mengamankan Hersubeno adalah Gardu Banteng Marhaean (GBM) setelah Hersubeno mengaku mendapat info valid dari seorang teman dokernya yang menyebut Megawati sedang kritis dan dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta, pernyatan itu sempat membuat heboh jagat maya.

"Jurnalis senior Hersubeno Arief dipolisikan GBM, dianggap sebar berita hoax tentang kondisi Megawati,"tutur Rizal Ramli.

Artikel Asli