Hei Anak SBY, Camkan! Jokowi dan Bapak Anda Sama-Sama Tukang Utang, Sama-Sama Banyak Koruptor

wartaekonomi | Nasional | Published at 13/09/2021 12:59
Hei Anak SBY, Camkan! Jokowi dan Bapak Anda Sama-Sama Tukang Utang, Sama-Sama Banyak Koruptor

Politisi Partai Gerindta Arief Poyuono, ikut merespons pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang membandingkan utang di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan era sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sekali ya untuk Mas @AgusYudhoyono tdk Perlu membanding2kan utang diera @SBYudhoyono dgn@jokowi, sebab memang Utang dibutuhkan utk pembangunan & peningkatan kesejahteraan rakyat, cuitnya dalam akun Twitternya, seperti dilihat, Senin (13/9/2021).

Sekali ya untuk Mas @AgusYudhoyono tdk Perlu membanding2kan utang diera @SBYudhoyono dgn @jokowi , sebab memang Utang dibutuhkan utk pembangunan & peningkatan kesejahteraan rakyat. Bukan di korupsi, era JKW&SBY juga dbanyak yg korupsi.JKW&SBY jg presiden tukang utang

Arief Poyuono (@bumnbersatu) September 13, 2021

Lanjutnya, ia juga menampik jika utang yang dilakukan pemerintah saat ini habis dikorupsi.

Pasalnya, prilaku pejabat yang korup tidak hanya terjadi di era Jokowi, tetapi juga terjadi di era SBY.

Bukan di korupsi, era JKW&SBY juga dbanyak yg korupsi. JKW&SBY jg presiden tukang utang, cetusnya.

Diketahui sebelumnya, dalam HUT ke-20 Partai Demokrat, Kamis (9/9/2021), AHY menyoroti kondisi utang Indonesia saat ini yang sudah mencapai sekitar Rp6.500 triliun.

Menurut dia, angka tersebut sudah melampaui 40 persen rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Belum lagi kita berbicara utang negara yang sudah tembus di atas Rp6.500 T, artinya sudah melampaui 40 persen rasio utang pemerintah terhadap PDB, katanya.

Kemudian, menurut dia, di era Presiden SBYB utang Indonesia dapat terjaga di angka 24 persen rasio utang terhadap PDB.

Kita tahu berapa rasio utang kita hari ini terhadap PDB. Kemudian ekonomi kita tumbuh tinggi dengan rata-rata sekitar 6 persen selama kurang lebih 10 tahun tadi, tukasnya.

Artikel Asli