Mentan Lapor Ma`ruf Amin: Industri Pupuk Hanya 13 Juta Ton, Butuhnya 24 Juta

limapagi.id | Nasional | Published at 13/09/2021 11:53
Mentan Lapor Ma`ruf Amin: Industri Pupuk Hanya 13 Juta Ton, Butuhnya 24 Juta

LIMAPAGI - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengeluhkan produktivitas komoditas pertanian kepada Wakil Presiden (Wapres) Ma'tuf Amin. Dia mengatakan industri pupuk di Tanah Air masih belum memenuhi stok kebutuhan pertanian di Indonesia.

Mentan mengatakannya saat acara Penyerahan Penghargaan Bidang Pertanian Tahun 2021 pada Senin 13 September 2021. Acara itu dihadiri langsung Wapres Ma'ruf.

"Selama ini pupuk menjadi persoalan, bukan persoalan distribusi, memang kita kekurangan. Industri 1.000 kita hanya mampu 13 juta (ton), sementara kita butuh 24 juta (ton)," kata Mentan dalam acara yang disiarkan langsung dalam YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia, Senin 13 September 2021.

Menurutnya, tidak ada gangguan yang membuat ketersediaan pupuk hanya berada di volume sekian. Mentan menegaskan permasalahannya pada industri yang perlu diperkuat.

Sebab itu, politikus Partai NasDem itu berharap agar Ma'ruf ikut andil dalam memperkuat industri pupuk di Tanah Air. Salah satunya melatih sekitar 2,5 juta petani di Indonesia untuk menjadi penggerak pertanian nasional.

"Kita baru intervensi 40, sementara negara kita butuh sekali dan membutuhkan upaya (memperkuat industri) itu," ujarnya.

Mentan berjanji kepada Ma'ruf akan terus melakukan upaya untuk mencapai swasembada pangan. Dia mengajak kepala daerah di wilayah pengembangan sektor pertanian memerhatikan sejumlah faktor agar dapat mewujudkannya.

"Kami janji. Kalau begitu tinggal SDM bapak bupati, pertanian, keterampilan harus ditingkatkan, kompetensi harus sejalan. Modernisasi, melalui mekanisasi dan clearisasi pertanian ini ke depan kita tingkatkan. Bapak menjadi pionir itu," tuturnya.

Artikel Asli