Pastikan Daya Kreatif, Tantangan Sekaligus Peluang Besar

radarjogja | Nasional | Published at 13/09/2021 11:20
Pastikan Daya Kreatif, Tantangan Sekaligus Peluang Besar

RADAR JOGJA Bantul berhasil mempromosikan diri secara internasional. Potensi pariwisata dan ekonomi kreatifnya terpampang pada LED billboard di Times Square New York, Amerika Serikat. Sebuah pembuktian bahwa Bumi Projotamansari siap bangkit untuk menumbuhkan perekonomian.

Kebanggaan bisa ditampilkan di Times Square New York oleh Viral Blast Global. Ini akan menyemangati masyarakat Bantul untuk meningkatkan kreativitas, tutur Bupati Bantul Abdul Halim Muslih kepada wartawan usai menjadi narasumber talkshow Jawa Pos Tv Update Forum di Kampung Mataraman, Panggungharjo, Sewon, Bantul, kemarin (12/9).

Salah satu potensi yang tampil dalam billboard di Times New York adalah Desa Mandiri Budaya Sabdodadi. Potensi yang yang ditampilkan adalah wisata budaya. Karena kami ingin mengembangkan pariwisata bukan hanya dari wisata alam dan buatan. Tren pasar wisata budaya semakin meningkat saat ini, bebernya.

Sasaran pasar wisata budaya adalah kelompok berpenghasilan menengah ke atas. Di mana mereka cenderung berminat atau melirik objek wisata (obwis) budaya. Obwis ini dipandang unik dan memiliki kekhasan yang berbeda di tiap daerah. Wisata budaya ini yang akan terus kami eksplorasi, dikuatkan dengan menghidupkan tradisi seni dan budaya yang ada, paparnya.

Oleh sebab itu, Pemkab Bantul segera melakukan rangkaian persiapan. Utamanya dalam menerima kunjungan wisata dari berbagai daerah dan mancanegara. Disusul kesiapan pemkab untuk menerima kerja sama atau kolaborasi dengan berbagai pihak. Agar rencana go international itu diikuti dengan kesiapan yang lebih matang, ujarnya.

Terbukanya mata dunia untuk mengenal Bantul tidak boleh disia-siakan. Pemkab atau masyarakat harus menyambut kesempatan itu sebagai tantangan. Kalau go international ini ingin sukses, ya kekuatan dan daya kreatifnya harus dipastikan. Ini tantangan sekaligus peluang yang sangat besar, sebut pria kelahiran 29 April 1970 ini.

Owner Viral Blast Global Zainal Hudha Purnama menambahkan, DIJ menyimpan potensi yang patut dibanggakan di kancah internasional. Sehingga mendorongnya untuk mempromosikan Sabdodadi lewat media elektronik di Times Square New York. Langkah ini diharapkan dapat jadi penanda bertahannya pariwisata di DIJ, khususnya Bantul, walau diterjang pandemi Covid-19.

Yang jelas kami mau awareness. Kami ingin awareness dari internasional, karena Jogja adalah ikon internasional. Jadi kami ingin (tampilnya Bantul di Times Square New York, Red) jadi pesannya Jogja sudah kembali. Siap menerima wisatawan internasional, tegasnya.

Sementara dalam video conference, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menilai, Bantul memiliki potensi besar. Kaitannya dalam menumbuhkan perekonomian melalui sektor parekraf.

Salah satu potensi di Bantul adalah kerajinan topeng batik dari Krebet, Sendangsari, Pajangan. Ini jadi suvenir andalan Kemenparekraf untuk diberikan ke duta besar, termasuk dibawa oleh tim ke Times Square New York, ungkap Sandiaga.

Dibeberkan pula 70 persen produksi ekraf di DIJ berasal dari Bantul. Produk tersebut pun turut menghasilkan devisa lantaran diekspor. Kami berharap adanya peningkatan inovasi, kreasi, dan kolaborasi. Insya Allah Covid-19 tidak membatasi imajinasi untuk semakin meningkat. Mari bekerja sama, saya yakin kita akan bangkit menang melawan Covid-19, together Bantul with Viral Blast Global, we can do it, tandasnya. (fat/laz)

Artikel Asli