Bukan Investor,Warga Boleh Kelola Aset di Trawangan

lombokpost | Nasional | Published at 13/09/2021 10:31
Bukan Investor,Warga Boleh Kelola Aset di Trawangan

TANJUNG -Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Gili Trawangan, Sabtu (11/9). Kunjungan tersebut sekaligus guna menyerahkan SK pemutusan kontrak PT Gili Trawangan Indah (GTI).

Kedatangannya didampingi Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Satgas Investasi. Mereka disambut Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan.

Dalam proses justru yang terjadi PT GTI tidak membangun kawasan pariwisata, namun justru rakyat yang membangun, ujar Bahlil.

Dia mengatakan, dapat penjelasan panjang lebar dari gubernur. Pemprov NTB telah melakukan kontrak atas tanah di Gili Trawangan dengan pihak PT GTI dalam waktu yang cukup panjang.

Kini, Satgas Investasi telah mengambil keputusan. Dan itu disebutnya merupakan pilihan tepat dan penting untuk masa depan masyarakat Gili Trawangan. Sebelum memutuskan, Satgas Investasi telah menilai dan mempertimbangkan dengan dasar kajian yang mendalam. Diantaranya melihat fakta-fakta atas itikad dari perusahaan, juga kondisi riil lapangan serta dorongan semua pihak.

Ini adalah keputusan kolektif kolegial, rakyat harus diberikan rasa aman dan rasa kepastian, sambung dia.

Bahlil membeberkan, presiden telah memerintahkan untuk mengambil kebijakan menjamin keberlangsungan investasi yang tidak semena-mena. Bukan pengusaha yang mengatur negara, namun sebaliknya, pengusaha diatur pemerintah.

Masyarakat Gili Trawangan tidak perlu ragu lagi mengelola aset negara yang ada di wilayah setempat, tandas dia.

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah berterima kasih pada Bahlil yang berkenan bertemu langsung masyarakat. Kunjungan tersebut dinilai menjadi langkah awal untuk membangun kembali Gili Trawangan seperti sediakala.

Kedepan tidak ada lagi kegaduhan karena masalah baru. Sebab memperjuangkannya tidak gampang dan segala sesuatu bisa diselesaikan dengan baik, jelas pria yang biasa disapa Bang Zul itu.

Tercatat 60 hektare dari total 65 hektare lahan tersebut telah digunakan masyarakat. Terkait dengan permasalahan PT GTI ini sebelumnya Pemprov NTB telah menyampaikan ke pihak perusahaan.

Namun sayangnya, beberapa kali pertemuan coba diadakan dan pihak perusahaan tidak pernah hadir. Sehingga pihaknya pun mengambil kebijakan memutus kontrak.

Giat investasi di NTB khususnya Gili Trawangan ini memberikan dampak positif kepada masyarakat, kata dia.

Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan juga menyambut baik kedatangan kepala BKPM RI. Ada banyak hal yang dibincangkan mengenai KLU, terutama kondisi fasilitas pendukung pariwisata.

Terutama jalan dan penerangan di KLU. Kami mohon untuk bisa di- support dengan sesuatu yang lebih layak, beber Danny. (fer/r9)

Artikel Asli