Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan, Pengurus Persagi 2021-2026 Resmi Dilantik

suarantb | Nasional | Published at 13/09/2021 03:12
Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan, Pengurus Persagi 2021-2026 Resmi Dilantik

Mataram (Suara NTB) Persatuan Ahli Gizi (Persagi) NTB resmi melantik pengurus baru untuk periode 2021-2026, Sabtu, 11 September 2021 di Mataram. Dengan berbagai program yang telah disiapkan, Persagi memantapkan posisi sebagai organisasi yang siap mendukung upaya-upaya pemerintah dalam peningkatan taraf kesehatan masyarakat.

Ketua DPD Persagi NTB, Denny Apriyanto, S.Gz., N, M.Gizi menyebut dalam pengurusan baru di bawah kepemimpinannya membawa visi mewujudkan Persagi yang hebat dan mantap. Visi tersebut diharapkan tercapai dengan empat program strategis yang telah disiapkan.

Program yang sudah kita siapkan antara lain Persagi Melayani, Persagi Peduli yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat, Persagi terkini untuk inovasi-inovasi di bidang kesehatan, dan Persagi Bersinergi. Karena kita tidak hanya ingin menjalin kemitraan dengan Persagi sendiri, tapi juga keluar dengan organisasi-organisasi yang lain, ujar Denny.

Menurutnya, program-program tersebut diharapkan dapat menjawab tantangan kesehatan di NTB. Termasuk untuk pengentasan stunting, gizi buruk, angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi, pernikahan anak, dan lain-lain. Salah satu jalan masuk yang akan digunakan adalah dengan pendampingan Posyandu Keluarga yang tengah menjadi program unggulan Pemprov NTB saat ini.

Bahkan kita sudah mencanangkan untuk sekaligus mengambil satu desa binaan. Ini sudah kita siapkan anggaran dan persiapan lainnya. Kalau kami bisa merekrut organisasi kesehatan lain untuk terlibat, kami barangkali bisa fokus menggarap soal gizi dan kesehatan masyarakat, jelasnya.

Di sisi lain, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan perwakilan cabang Persagi yang ada di seluruh kabupaten/kota di NTB. Terutama untuk menjawab tantangan-tantangan di bidang kesehatan yang masih menjadi pekerjaan rumah. Semisal ada perkawinan anak yang masih marak, dan lain-lain. Ini semua kita sesuaikan dengan RPJMD daerah, terutama untuk menangani stunting sebagai keluaran utamanya, ujar Denny.

Ketua Umum DPP Persagi, Dr. Entos Zainal, SP, MPHM yang melantik pengurus Persagi NTB periode 2021-2026 secara daring menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya. Terutama atas upaya persagi mendorong organisasi profesi tersebut dapat aktif dalam peningkatan pelayanan kesehatan yang membutuhkan dukungan semua pihak.

Kami mengharapkan semua anggota bisa bahu-membahu melaksanakan kegiatan yang sudah disiapkan. Terutama untuk menjawab tantangan-tantangan seperti penurunan stunting yang masih jadi dilemma, ujar Entos.

Dicontohkan, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menghadirkan menu-menu lokal dengan nilai gizi tinggi yang dapat dengan mudah diterima dan diterapkan oleh masyarakat. Ini untuk perbaikan status gizi juga. Di samping kami mendorong agar pemerintah daerah memastikan ketersediaan air bersih dan sanitasi aman, tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, Dr. H. Lalu Hamzi Fikri menyampaikan agar organisasi profesi dapat dapat memiliki ketahanan di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Termasuk untuk Ahli Gizi yang punya peran strategis untuk perbaikan sistem kesehatan kita, ujarnya.

Menurutnya, pandemi yang terjadi saat ini telah melipatgandakan tantangan pengentasan masalah kesehatan seperti stunting, anemia, gizi buruk, kematian ibu dan anak, dan lain-lain. Peningkatan kualitas hidup masyarakat diharapkan tercapai dengan dukungan organisasi profesi, termasuk Persagi.

Diterangkan, persentase stunting di NTB selama empat tahun terakhir mencapai 87,17 persen. Sedangkan kematian ibu dan bayi masih cukup fluktuatif, di mana pada 2018 kematian ibu mencapai 99 kasus dan kematian bayi 886 kasus. Pada 2019 jumlah tersebut mencapai 97 kasus kematian ibu dan 863 kasus kematian bayi, sedangkan pada 2020 tercatat 122 kematian ibu dan 859 kematian bayi.

Untuk akselerasi penurunan ini kita harapkan bisa lewat Posyandu. Dengan dukungan dari organisasi profesi yang mengambil model posyandu binaan. Edukasi di Posyandu tentu bisa lebih efektif kalau ada peran ahli gizi di sana. Karena itu, kita meminta komitmen Persagi untuk mendukung percepatan dan penguatan penanganan masalah gizi di NTB, tandas Fikri. (bay)

Artikel Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan, Pengurus Persagi 2021-2026 Resmi Dilantik pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Artikel Asli