Dolar Ngamuk, Rupiah Makin Nggak Bertenaga

rm.id | Nasional | Published at 13/09/2021 09:59
Dolar Ngamuk, Rupiah Makin Nggak Bertenaga

Awal pekan ini, nilai tukar rupiah dibuka melemah cukup dalam. Rupiah melemah 0,26 persen ke level Rp 14.240 per dolar AS dibanding perdagangan Jumat (10/9) di level Rp 14.202 per dolar AS.

Mayoritas mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS. Won Korea Selatan turun 0,46 persen, peso Filipina turun 0,29 persen, ringgit Malaysia minus 0,18 persen, baht Thailand melemah 0,09 persen, yuan China melemah 0,08 persen, dolar Singapura turun 0,04 persen, dolar Hong Kong minus 0,02 persen, dan yen Jepang melemah 0,01 persen.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama saingannya naik 0,10 persen menjadi 92.680. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,77 persen ke level Rp 16.771, terhadap poundsterling Inggris juga naik 0,69 persen ke level Rp 19.658, dan terhadap dolar Australia juga menguat 0,61 persen ke level Rp 10.456.

Analis Pasar Uang Ariston Tjendra melihat, pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap inflasi AS. Menurutnya, data kemungkinan akan menunjukkan tingkat inflasi AS masih meninggi yang membuka peluang tapering di akhir tahun oleh The Fed.

Ini memberi peluang bagi penguatan dolar AS dan melemahkan rupiah. Namun, pelemahan rupiah masih bisa tidak terlalu dalam karena jumlah kasus Covid-19 baru di dalam negeri tengah menurun, jelas Ariston di Jakarta, Senin (13/9).

Ia memproyeksi, mata uang Garuda akan bergerak di kisaran Rp 14.180 hingga Rp 14.250 per dolar AS sepanjang hari ini. [ DWI ]

Artikel Asli