Nyabu di Kabin Truk, Dibekuk Polisi, Menyesal Teringat Anak-Istri

jawapos | Nasional | Published at 13/09/2021 09:29
Nyabu di Kabin Truk, Dibekuk Polisi, Menyesal Teringat Anak-Istri

JawaPos.com Anton Sudjarwo tidak bisa berkutik saat diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Manyar. Pria 35 tahun tersebut kedapatan asyik mengisap narkoba jenis sabu-sabu di dalam kabin truk. Warga asal Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, itu pun langsung digelandang ke Mapolsek Manyar.

Penangkapan Anton berlangsung pada Sabtu (11/9), saat petugas berpatroli dini hari dalam rangka operasi tumpas narkoba. Ketika itu, aparat mencurigai truk trailer yang dikemudikan Anton. Truk bernopol W 9101 UG tersebut berhenti di sisi timur exit toll Manyar.

Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno menjelaskan, saat itu truk sedang mengalami ban bocor. Namun, ketika petugas mendatangi truk, Anton malah menunjukkan gelagat mencurigakan.

Kondisi mesin truk dalam posisi hidup. Namun, pengemudi justru terlihat gelisah seperti berusaha menyembunyikan sesuatu, ujar Windu.

Benar saja, saat melakukan penggeledahan, petugas menemukan berbagai alat isap barang haram tersebut yang disembunyikan di balik kursi kemudi. Antara lain, 1 pipet kaca, 1 botol air mineral, 1 sedotan plastik, dan 1 korek api.

Termasuk sisa sabu-sabu dengan berat 0,28 gram. Disembunyikan di laci tengah dasbor truk, papar Windu.

Mantan Kasatsabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, itu mengatakan bahwa pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku masih mendekam di Mapolsek Manyar untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait asal usul sabu-sabu tersebut.

Informasi awal didapat dari teman lamanya. Saat ini masih terus kami dalami, mohon waktu, ucap Windu.

Meski demikian, Anton harus merasakan dinginnya sel tahanan. Jika terbukti, ancaman hukuman penjara minimal empat tahun pun sudah menanti. Itu sesuai pasal 112 juncto 127 Undang-Undang 35/2009 tentang Narkotika.

Di hadapan petugas, Anton mengaku sengaja mengonsumsi serbuk setan itu untuk menambah stamina. Supaya tidak ngantuk , tapi saya menyesal. Teringat anak dan istri di rumah, tandasnya.

Artikel Asli