Lokasi Crowd Free Night Di Jakarta Bakal Diperluas Polisi Bubarin Warga Yang Nongkrong Dan Berkerumun

rm.id | Nasional | Published at 13/09/2021 07:00
Lokasi Crowd Free Night Di Jakarta Bakal Diperluas Polisi Bubarin Warga Yang Nongkrong Dan Berkerumun

Polda Metro Jaya bakal menambah lokasi Crowd Free Night (CFN) atau malam bebas kerumunan di DKI Jakarta. Kebijakan itu dinilai efektif menekan kerumunan dan meningkatkan kedisiplinan warga terhadap protokol kesehatan (prokes).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, saat ini masih banyak terjadi kerumunan di sejumlah ruas jalan.

Tempat yang kami tengarai masih banyak orang-orang berkerumun, bisa saja nanti kami perluas untuk area CFN, kata Sambodo di Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, kemarin.

Diketahui, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membuat dua kebijakan untuk membatasi kendaraan pada masa Pembelakuan Pembatasan Kebijakan Masyarakat (PPKM) level 3 dengan memberlakukan ganjil genap dan CFN.

Aturan itu telah berlaku di empat kawasan Jakarta, yakni SCBD, Kemang, Asia Afrika dan Jalan Sudirman-Thamrin. Kebijakan tersebut berlaku saat malam akhir pekan.

Ini malam kedua pelaksanasan CFN di empat kawasan. Kami mulai dari pukul 22.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB, kata Sambodo.

Dia mengklaim, pelaksanaan CFN cukup efektif mencegah terjadinya pelanggaran prokes, mencegah kerumunan dan meningkatkan kedisiplinan kesadaran warga terhadap prokes.

Kami ingatkan, meski Jakarta sudah melandai di level 3, tapi kita masih di masa pandemi Covid-19, ujar Sambodo.

Pelaksanaan CFN melibatkan ratusan petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Ada dua tim gabungan yang tugasnya berbeda. Mereka bertugas menyaring kendaraan dan berpatroli skala besar untuk membubarkan dan menindak kerumunan.

 

Berdasarkan pantauan Rakyat Merdeka , pertama, tim berpatroli skala besar melakukan penegakan prokes di beberapa lokasi Jakarta yang masih terjadi kerumunan. Kedua, patroli CFN di empat kawasan yakni Kemang, SBCD, Asia Afrika dan Sudirman-Thamrin.

Petugas gabungan mulai membatasi jalan dengan ketat setelah pukul 24.00 WIB, dari mulai Perempatan Prapanca, Kemang sampai McD, SCBD dari pintu Bank Mandiri termasuk Bapindo. Sejumlah petugas pun berjaga di dekat Gedung Bursa Efek. Termasuk menjaga Pintu masuk SCBD dari arah Senopati.

Petugas juga menutup Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, mulai jalan dari simpang Mustopo, Simpang Asia Afrika, hingga Hotel Mulia ke arah Lapangan Tembak.

Arus lalu lintas dialihkan menuju Palmerah. Sedangkan di wilayah Sudirman-Thamrin petugas menyebar dari Bunderan Senayan sampai bunderan depan Istana.

Di titik-titik tersebut, petugas mengalihkan kendaraan agar tidak masuk ke lokasi CFN. Petugas menyekat jalan dengan pembatas oranye dan plang bertuliskan Pengendalian Mobilitas Crowd Free Night Pukul 00.00 hingga pukul 04.00.

Meski demikian, masih ada warga yang nekat melintas. Petugas tak segan memberhentikan pengendara dan memaksa putar balik. Terutama bagi kendaraan yang tak bisa menunjukkan alasan jelas.

Selain penutupan jalan, petugas kepolisian juga membubarkan warga yang masih nongkrong dan berkerumun di pinggir jalan. Misalnya, di di Jalan Asia Afrika Senayan, petugas mengusir sejumlah warga yang nongkrong untuk segera pulang.

Sambodo mengatakan, sasaran utama patroli skala besar dalam CFN ini adalah tempat hiburan malam yang melanggar aturan PPKM level 3. Polisi juga membawa serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang akan menindak tempat-tempat umum yang terdapat kerumunan.

Patroli skala besar ini juga melibatkan TNI dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Jumlahnya, sekitar 580 personel yang terlibat dalam operasi ini.

 

Nah, dari 580 itu kita bagi dua. Pertama, patroli skala besar, sisanya akan melakukan pengamanan Crowd Free Night di empat kawasan, tutur Sambodo, seraya mengimbau masyarakat proaktif melaporkan jika menemukan kerumunan, terutama pada malam hari.

Menurutnya, penyelenggaraan CFN dibagi dalam 2 tahap. Yakni filterisasi selektif pukul 22.00-24.00 WIB dan filterisasi ketat pukul 00.00-04.00 WIB.

CFN digelar di Jalan Sudirman-Thamrin, kawasan SCBD dan Kemang di Jakarta Selatan, dan Jalan Asia-Afrika, Senayan di Jakarta Pusat. CFN dilakukan saat akhir pekan atau malam hari saat hari libur.

Filterisasi selektif ini, artinya lalu lintas masih dibuka. Namun, polisi akan menyaring komunitas yang melakukan konvoi kendaraan hingga balapan liar.

Sedangkan filterisasi ketat, polisi menyaring kendaraan yang melintas di 4 titik CFN tersebut. Cuma penghuni, tamu hotel, tenaga kesehatan, ambulans dan kendaraan logistik yang boleh lewat.

Menurut Sambodo, pemberlakuan CFN akhir pekan efektif untuk mengurangi kerumunan dan pelanggaran prokes. Karena itu, lokasi pelaksanaan CFN rencananya akan diperluas.

Minggu lalu pelaksanaan Crowd Free Night baru di Sudirman-Thamrin. Pekan ini ditambah menjadi empat kawasan. Nanti kalau diperlukan, tentu bisa ditambah. Menyesuaikan PPKM di Jakarta, tuturnya.

Tutup Tempat Hiburan

Satpol PP Kecamatan Koja, Jakarta Utara, menggelar inspeksi mendadak (sidak) memantau jalannya PPKM level 3, Jumat (10/9). Dari hasil sidak, ada 7 kafe dan restoran yang melanggar.

 

Hingga pukul 22.00 WIB, tujuh kafe dan restoran melanggar jam buka, kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol) Kecamatan Koja, Roslely Tambunan.

Tujuh kafe dan restoran tersebut, yakni Stacy Cafe, SEDETIKKOPI, WARUNG 2 LANTAI di Semper Barat, WARUNG 2 Lantai di Rawa Badak Utara, Masa Kopi, Angkringan Cobars dan Warkop Kembar Rasa.

Dari tujuh kafe dan restoran tersebut, ada yang kami lakukan pembubaran dan teguran tertulis. Tapi ada juga yang kami lakukan pembubaran secara persuasif, ujar Lely.

Lely berharap, meski ada penurunan kasus Covid-19 di masa PPKM level 3 saat ini, seluruh warga maupun pelaku usaha bisa tetap disiplin melakukan prokes, memakai masker yang benar, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun serta menjauhi kerumunan.

Serupa, Satpol PP DKI Jakarta Selatan juga memberikan sanksi kepada sejumlah tempat usaha di Jakarta Selatan lantaran melanggar prokes pada Jumat (10/9) malam. Kasatpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan mengatakan, penindakan tersebut dilakukan setelah razia ke tempat-tempat usaha di tengah masa PPKM level 3.

Dari provinsi, baru satu. Untuk di tingkat kota ada empat tempat ditindak, di Fatmawati, Benda, Kemang, Antasari, ujar Ujang di kawasan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, saat patroli.

Ujang menyebut, tempat usaha yakni A/A Bar dan Resto di Gunawarman ditutup selama masa PPKM. Satpol PP menemukan A/A Bar dan Resto melanggar peraturan.

Sampai saat ini bar, terutama tempat hiburan dan spa, juga billiar, karaoke kan belum diperbolehkan, ujar Ujang.

Ada pun tempat-tempat lain di Jakarta Selatan yang melanggar prokes, ada yang diberi sanksi tertulis. Kebanyakan tempat usaha yang diberi sanksi merupakan restoran kelas menengah. [FAQ]

Artikel Asli