Cegah Corona Mu Masuk Indonesia Pemerintah Siapkan 3 Jurus

rm.id | Nasional | Published at 13/09/2021 06:10
Cegah Corona Mu Masuk Indonesia Pemerintah Siapkan 3 Jurus

Upaya antisipatif masuknya varian baru virus Corona; Mu dilakukan dengan tiga jurus saja. Yaitu, pengetatan kebijakan karantina internasional, entry dan exit testing, dan vaksinasi.

Pemerintah mengawasi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang tiba di Indonesia dari perjalanan sejumlah negara. Yaitu, Arab Saudi, Malaysia, Turki, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Jepang dan Singapura.

Termasuk Kolombia, Ekuador dan negara-negara yang sudah mengumumkan mendeteksi penyebaran varian Mu di negaranya. Pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap varian Mu yang saat ini menyebar di 46 negara, kata Juru Bicara (Jubir) Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmidzi.

Kemenkes, kata dia, terus melakukan koordinasi dengan petugas pintu masuk negara dan menyusun berbagai kebijakan untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya virus Corona varian Mu. Melalui pengetatan kebijakan karantina internasional, entry dan exit testing , serta persyaratan vaksin, ujar Nadia.

Pemerintah Indonesia, lanjutnya, juga selalu berkoordinasi dengan World Health Organization (WHO) untuk terus memberikan informasi terkait varian Mu dan varian-varian lain yang berpotensi tersebar di Indonesia. Saat ini, Nadia memastikan, varian Mu belum terdeteksi di Indonesia.

Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium whole genome sequencing (WGS) yang dilakukan Universitas Airlangga (Unair), kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes tersebut.

Nadia menegaskan, pihaknya senantiasa melakukan pemantauan terhadap varian-varian Corona, baik yang ditetapkan sebagai Variant of Concern (VoC) seperti Alpha, Beta, Gamma, dan Delta, serta golongan Variant of Interest (VoI), termasuk varian Kappa dan Lambda.

Kami mendorong Satgas kembali mengetatkan protokol kesehatan pemeriksaan karantina, sesuai Surat Edaran Satgas Nomor 18/2021, tandas Nadia.

Netizen pun mendukung langkah Pemerintah ini. Hal itu dilakukan agar varian Mu tidak menyebar luas di Indonesia.

Akun @EniendahS mengingatkan, saat ini varian Mu sudah masuk ke 39 negara. Dia mendukung upaya Pemerintah Indonesia mengawasi para pelancong dari Arab Saudi, Malaysia, Singapura, Jepang & Korea Selatan. Pengendalian atau pengawasan harus dilakukan pada simpul-simpul transportasi yang melayani rute-rute internasional, saut @RBonafida .

Akun @mikirdoeloe menimpali. Kata dia, Pemerintah akan melakukan pengawasan di seluruh pintu masuk, seperti bandara dan pelabuhan. Pemerintah juga mendorong pemangku kebijakan di daerah untuk mendukung pemeriksaan whole genome sequencing kepada seluruh WNI atau WNA yang masuk dalam pengawasan.

Mari sama-sama mewaspadai masuknya virus Corona varian baru atau virus Corona varian Mu ke Indonesia, ajak @PutriShakty .

Menurut @febiy1u , Pemerintah telah bergerak cepat dan tepat unuk mengantisipasi masuknya Covid-19 varian Mu ke Indonesia. Kata dia, semua dilakukan agar Indonesia tidak mengalami gelombang ketiga Covid-19.

Akun @NadiaAy860 menginformasikan, Jawa Timur sudah mempersiapkan Asrama Haji sebagai tempat isolasi terpusat (Isoter) bagi para tenaga migran yang baru kembali dari luar negeri. Kata dia, Isoter untuk mewaspadai masuknya virus Corona varian Delta maupun varian Mu.

Prof Zubairi Djoerban dengan akun @ProfessorZubairi mengatakan, sampai saat ini varian Mu belum terbukti mengkhawatirkan. Tingkat prevalensinya pun, kata dia, hanya 0,1 persen dari kasus dunia. Potensi varian Mu bertransmisi lebih cepat atau mengurangi efisiensi vaksin juga belum terkonfirmasi.

Jadi, jangan panik, tapi harus tetap memantau Mu dengan cermat, pinta @ProfessorZubairi .

Masih kategori variant of interest , tidak perlu panik, namun tetap waspada, timpal @kusumatianto .

Menurut @alxbon93 , secara logis, semakin virus bermutasi sebagai mekanisme bertahan hidup, maka virulensinya memang meningkat. Namun, daya merusaknya justru melemah.

Namun @AdamPrabata mengungkap fakta lain. Kata dia, varian Mu terbukti sebagai varian yang paling sulit dinetralisir oleh sistem imun. Di mana 12,4 kali lebih resisten terhadap imun penyintas dan 7,6 kali terhadap imun pasca vaksin Pfizer. Semoga tidak masuk ke Indonesia ya, harap dia. [TIF]

Artikel Asli