Tentara dan Polisi Tambah Pasukan Buru 17 Penyerang yang Tewaskan 17 Personel TNI AD

radartegal | Nasional | Published at 13/09/2021 06:00
Tentara dan Polisi Tambah Pasukan Buru 17 Penyerang yang Tewaskan 17 Personel TNI AD

Perburuan terhadap 17 pelaku penyerangan Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat terus dilakukan. Polri pun menambah jumlah personelnya.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi dalam keterangannya mengatakan pihaknya memastikan mempertebal personel TNI-Polri di wilayah kabupaten Maybrat.

Penebalan atau penambahan pasukan tersebut untuk penyelidikan dan pengejaran 17 pelaku penyerangan Posramil Kisor, bukan untuk operasi militer (opsmil).

"Tim gabungan yang dikerahkan ke Maybrat untuk menyelidiki dan mengejar para pelaku kriminal penyerang pos persiapan Koramil Kisor," katanya, Sabtu (11/9).

Pernyataan ini diungkapkannya untuk menghalau berbagai kabar bohong (hoaks) di media sosial soal operasi militer. Tujusn penyebaran hoaks tersebut untuk menggiring opini publik dengan isu tak sesuai fakta.

"Sejumlah sumber berupaya ciptakan isu operasi militer di Maybrat, sementara tugas utama tim gabungan TNI-Polri sudah terbukti dengan mengungkap organisasi KNPB sebagai aktor utama peristiwa itu," ujarnya.

Hasil pengembangan, tim penyidik sudah menetapkan dan menahan dua tersangka serta menerbitkan 17 orang dari kelompok KNPB dalam DPO (Daftar Pencarian Orang).

Dia mengimbau kepada masyarakat Papua Barat agar lebih bijak menggunakan media sosial (medsos) dalam menerima maupun meneruskan sebuah informasi.

Sementara Kepala Penerangan Kodam XVIII Kasuari Kolonel Hendra Pesireron menegaskan TNI-Polri menjamin keamanan masyarakat sipil.

"Masyarakat diimbau kembali ke perkampungan, karena tim gabungan hanya cari pelaku penyerang Pos koramil, bukan menakut-nakuti masyarakat ataupun salah sasaran," ujarnya.

Diketahui Polda Papua Barat telah menetapkan 17 orang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka adalah penyerang Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan yang mengakibatkan empat angota TNI gugur.

Identitas 17 DPO tersebut yaitu Silas Ki, Manfred Fatem, Musa Aifat, Setam Kaaf, Titus Sewa, Irian Ki, Alfin Fatem, Agus Kaaf, Melkias Ki, Melkias Same, Amos Ki, Musa Aifat, Moses Aifat, Martinus Aisnak, Yohanes Yaam, Agus Yaam, Robi Yaam.

Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, diserang puluhan orang,Kamis (3/9), pukul 03.00 WIT. Empat anggota TNI Angkatan Darat akibat penyerangan tersebut. Keempat anggota TNI AD yang gugur adalah Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, dan Lettu Chb Dirman. (gw/zul)

Artikel Asli