Perlu Disiapkan 5 Hal untuk Transisi Pandemi ke Endemi

koran-jakarta.com | Nasional | Published at 13/09/2021 00:01
Perlu Disiapkan 5 Hal untuk Transisi Pandemi ke Endemi

JAKARTA - Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Covid-10, Letjen TNI Ganip Warsito, menyampaikan lima hal yang perlu disiapkan agar dapat melakukan transisi dari pandemi Covid-19 menuju epidemi.

Ganip yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berharap seluruh pesan penting ini dapat dijalankan dan dilakukan secara disiplin guna menjadikan momentum positif ini sebagai masa transisi dari pandemi menuju epidemi.

"Ini harapan saya selaku Kasatgas, untuk bisa pada posisi yang sedang menurun ini untuk bisa dijadikan masa transisi dari pandemi menuju epidemi," ujar Ganip dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (12/9).

Lebih jauh, Ganip menjelaskan lima poin penting yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama, mengenai Protokol Kesehatan (Prokes) 3M, masyarakat harus lebih diedukasi, sosialisasi dan mitigasi terhadap perubahan perilaku.

Posko PPKM berbasis mikro harus dibuat. Pembentukan Satgas prokes di fasilitas umum juga perlu sebagai basis pengendalian di seluruh lapisan masyarakat.

Kedua, tambah ganip, upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan oleh pemerintah pusat dibantu seluruh unsur Pentahelix demi tercapainya kekebalan kelompok atau herd imunity .

Ketiga, tambah dia, testing diharapkan nantinya setiap daerah mampu menyediakan minimal satu atau dua laboratorium PCR di tiap kabupaten/kota. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan pengecekan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.

Keempat, tracing . Munurut Ganip, tenaga swabber dan tracer diupayakan diperbanyak sehingga mampu mencapai target yang telah ditentukan yakni 1:15. Artinya, apabila ada satu orang yang terkonfirmasi positif maka dapat dilakukan pengecekan terhadap 15 orang yang memiliki riwayat kontak erat.

Isolasi Terpusat

Kelima, treatment . Tiap daerah, tambah dia, diimbau dapat menyediakan tempat isolasi terpusat yang memadai. Penguatan puskesmas diperlukan dengan menyediakan tenaga kesehatan dan obat-obatan yang mencukupi.

Selain itu, diharapkan setiap kabupaten/kota minimal memiliki satu Rumah Sakit Rujukan Covid-19 dengan kualifikasi instalasi oksigen generator bagi para pasien yang tergolong bergejala berat.

Malang Raya kini sudah mengalami penurunan level dalam pembatasan kegiatan masyarakat. Sebelumnya Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu tercatat berada pada PPKM level 4, kini status itu mengalami penurunan menjadi level 3.

Kondisi ini mendapat apresiasi, penerapan protokol kesehatan yang sudah baik dijalankan secara masif dan konsisten. "Saya mengapresiasi penururan level PPKM ke Level 3 di Malang Raya, semua masyarakat bekerja sama memerangi Covid-19," ujar Ganip.

Namun, Ganip menyampaikan pencapaian ini dapat disikapi secara bijak, mengingat pandemi ini belum diketahui kapan akan selesai. Perlu beberapa poin yang harus disiapkan dalam menghadapi transisi pandemi menuju epidemi.

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmidzi, menyampaikan data yang dihimpun Kemenkes menunjukkan 2,24 persen warga negara Indonesia yang kembali dari perjalanan luar negeri teridentifikasi positif meski hasil tes dari negara sebelumnya dinyatakan negatif.

Artikel Asli