Kemenag Luncurkan Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK, Cek Syaratnya

lampung.rilis.id | Nasional | Published at 09/09/2021 14:00
Kemenag Luncurkan Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK, Cek Syaratnya

Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati). Program ini ditujukan kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag Mastuki menjelasskan, Sehati adalah program kolaboratif dan sinergi antara BPJPH dengan kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, instansi, dan pihak swasta.

Adapun tujuannya adalah untuk memfasilitasi pembiayaan sertifikasi halal secara gratis bagi pelaku UMK.

Tentunya prioritas kepada UMK sesuai amanah PP Nomor 39 tahun 2021, yang juga bertujuan menggairahkan perekonomian nasional yang sebagian besar ditopang pelaku UMK, ucap Mastuki, Rabu (9/9/2021).

Kepala Kemenag Lampung Juanda Naim melalui Kasi Bina Paham Keagamaan dan Penanganan Konflik, Muliawati, mengatakan belum mengetahui teknis Sehtai karena baru diluncurkan Kemenag pusat.

"Kalau untuk aplikasinya kami juga belum tahu seperti apa karena belum dikeluarkan," ungkap Muliawati.

Namun, pelaku UMK yang ingin mengetahui tata cara pembuatan sertifikasi ini dapat mengakses laman sehati.halal.go.id. dan mendaftar melalui website Sihalal yakni www.ptsp.halal.go.id.

Berdasarkan laman sehati.halal.go.id berikut persyaratan mengajukan Sertifikasi Halal Gratis:

Persyaratan umum:

1. Belum pernah mendapatkan fasilitas halal dan tidak sedang/akan menerima fasilitas sertifikasi halal dari pihak lain

2 Memiliki aspek legal yaitu Nomor Induk Berusaha (NIB)

3. Memiliki modal usaha/aset di bawah Rp2 miliar yang dibuktikan dengan data yang tercantum dalam NIB.

4. Melakukan usaha dan berproduksi secara kontinu selama tiga tahun

5. Mendaftarkan 1 jenis produk dengan paling banyak 20 dan produk berupa barang bukan penjual/ reseler

Persyaratan Khusus:

1. Memiliki surat izin edar atau surat izin lainnya atas produk dari dinas/instansi tetkait

2. Produk dengan bahan baku yang mengandung unsur hewan sembelihan harus dapat dibuktikan kehalalannya dengan sertifikasi halal

3. Memiliki outlet dan fasilitas produk paling banyak 1

4. Bersedia memberikan foto/video terbaru saat proses produksi

5. Bersedia membiayai pengujian kehalalan produk di laboratorium secara mandiri (jika diperlukan untuk mendukung proses pemeriksaan oleh LPH). (*)


Artikel Asli