Bisa Mengairi Sawah 8.500 Hektare Jokowi Optimis, Bendungan Paselloreng Mampu Jadikan Sulsel Sebagai Lumbung Pangan Nasional

rm.id | Nasional | Published at 09/09/2021 13:23
Bisa Mengairi Sawah 8.500 Hektare Jokowi Optimis, Bendungan Paselloreng Mampu Jadikan Sulsel Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Hari ini, Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Alhamdulillah Bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan yang dibangun sejak tahun 2015, hari ini ini sudah selesai dan siap difungsikan, ujar Presiden mengawali sambutan peresmian.

Bendungan yang dibangun dengan biaya Rp 771 miliar ini memiliki kapasitas tampung yang sangat besar 138 juta meter kubik, serta luas genangan 1.258 hektare.

Bendungan ini juga telah didukung dengan bendung irigasi Bendung Gilireng.

Presiden Jokowi meyakini keberadaan infrastruktur ini akan sangat bermanfaat untuk mendukung Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional.

Bendungan ini mampu mengairi sawah 8.500 hektare. Kita harapkan, suplai air yang ada akan meningkatkan frekuensi tanam yang mungkin satu, bisa jadi tiga atau dua kali. Sehingga bisa meningkatkan produktivitas lahan dan kesejahteraan petani meningkat, ujarnya.

Selain untuk mendukung sektor pertanian, bendungan multifungsi ini juga bermanfaat untuk mendukung ketahanan air, mereduksi banjir Sungai Gilireng sebesar 489 meter per detik, serta menyediakan air baku 145 liter per detik yang akan melayani 6 kecamatan di Kabupaten Wajo.

Juga berfungsi tentu saja untuk konservasi, daerah konservasi yang dapat dimanfaatkan untuk pariwisata dan memberikan alternatif pendapatan baru bagi masyarakat, imbuhnya.

Presiden menegaskan,untuk mewujudkan ketanahan pangan nasional, suplai air irigasi harus memadai. Agar kebutuhan tersebut dapat terpenuhi, perlu ada bendungan yang sebanyak-banyaknya,untuk menyediakan suplai air secara kontinu dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, pemerintah terus membangun bendungan di berbagai daerah di Tanah Air.

Sampai Desember nanti, ada 17 bendungan yang selesai di tahun ini. Kita harapkan dengan bendungan, bendungan, bendungan yang ada ini, sekali lagi, ketahanan pangan kita akan bisa kita perkuat dan kita tingkatkan, tandasnya.

Usai memberikan sambutan, Presiden Jokowi melakukan pemutaran roda pintu air dan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut antara lain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Wajo Amran Mahmud. [HES]

Artikel Asli