Anggota DPR Sebut Ada Praktik Kotor Bikin Lapas Jadi Over Capacity

jawapos | Nasional | Published at 09/09/2021 12:45
Anggota DPR Sebut Ada Praktik Kotor Bikin Lapas Jadi Over Capacity

JawaPos.com Anggota Komisi III DPR Habiburokhman mengaku mendapatkan informasi adanya praktik tercela dengan menjerat para pengguna narkoba dengan menggunakan pasal sebagai pengedar.

Hal ini yang menurut Habiburokhman menjadikan lembaga permasyarakatan (Lapas) di Indonesia ini kelebihan kapasitas atau over capacity. Apalagi mayoritas Lapas dihuni oleh warga binaan kasus tindak pidana narkoba.

Kami mendapatkan laporan banyak sekali aparat yang mempidanakan pemakai dengan menjerat pasal pengedar. Jadi quote and quote ada tekanan kalau Anda tidak menyediakan ini, maka dari pemakai akan menjadi pengedar. Itu kami dengar dari masyarakat, ujar Habiburokhman di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (9/9).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menuturkan, pihak kepolisian untuk tidak lagi acuh mengenai kelebihan kapasitas Lapas di Indonesia ini. Aparat hanya ingin memenjarakan para pelaku tindak pidana narkoba.

Itu yang membuat over capacity. Aparat yang seperti itu enggak peduli capacity berapa persen, berapa puluh persen, yang penting kalau tidak kooperatif quote and quote dan dari pemakai menjadi pengedar, katanya.

Oleh sebab itu, Habiburokhman mengatakan, akan melakukan pengecekan mengenai praktik kotor itu. Sebab tidak seharusnya pemakai dikenai pasal pengedar narkoba. Nah itu banyak masukan dari masyarakat kepada kami. Tolong dicek dan dievaluasi, ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyebut bahwa Lapas Kelas I Tangerang overkapasitas hingga 400 persen dengan penghuninya sebanyak 2.072.

Yasonna juga menyebut kondisi Lapas Tangerang sudah sangat tua. Lapas tersebut dibangun sejak 1977, dan sejak diresmikan pada 1982 belum pernah diperbaiki kelistrikannya. Alhasil, kata Yasonna, dugaan sementara kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang diakibatkan listrik arus pendek.

Sebagaimana diketahui, kebakaran terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, pada Rabu dini hari (8/9). Kebakaran ini mengakibatkan sekitar 44 orang meninggal dunia. Kebakaran ini juga mengakibatkan 73 warga binaan terluka, dan delapan di antaranya luka berat atas insiden kebakaran. Korban luka sudah dibawa ke RSUD Tangerang untuk menjalani pengobatan. (*)

Artikel Asli