Lomba Tiktok Konten Pangan Aman se Sulsel Raih Penghargaan MURI

bukamatanews | Nasional | Published at 09/09/2021 12:25
Lomba Tiktok Konten Pangan Aman se Sulsel Raih Penghargaan MURI

MAKASSAR, BUKAMATA - Lomba Tiktok Konten Pangan Aman Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Sulsel yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar, mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Lomba ini melibatkan 286 SMP dan 2.111 peserta, serta 1.066 konten video.

Piagam penghargaan diserahkan Senior Manejer MURI kepada Kepala BPOM Kota Makassar, Hardaningsih, dan disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 9 September 2021.

Selain penyerahan penghargaan MURI, juga dilakukan penyerahan hadiah untuk para pemenang lomba. Masing-masing, SMP Telkom Makassar dan SMP Budi Utomo dengan 303 konten video tiktok sebagai Juara I, SMP 2 Galesong Utara sebagai Juara II, dan SMP 2 Belopa sebagai Juara III. Adapula pemenang harapan, yakni SMPN 4 Parepare (Juara Harapan I), SMP 8 Sinjai (Juara Harapan II), dan SMP 29 Makassar (Juara Harapan III).

Kepala BPOM Kota Makassar, Hardaningsih, menyampaikan terimakasih kepada Pemprov Sulsel dan seluruh kabupaten kota se-Sulsel atas supportnya selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini diikuti 286 sekolah dan 2.111 peserta, serta 1.066 konten pangan aman.

"Kegiatan ini memang dimulai dari peserta didik Sekolah Menengah Pertama di 24 kabupaten kota se-Sulsel. Namun sebenarnya bisa juga diikuti oleh peserta didik di tingkat SD dan SMA. Pada tahap awal ini diperuntukkan kepada anak sekolah SMP di 24 kabupaten kota se-Sulsel," ujarnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengapresiasi pelaksanaan lomba tiktok ini. Ia menilai, kegiatan ini adalah sesuatu yang luar biasa di era pandemi dan di tengah-tengah konsentrasi masalah ekonomi.

"Di tengah segala keterbatasan akibat pandemi, ternyata masih ada ruang, waktu, ide, gagasan untuk melaksanakan kegiatan besar seperti ini. Bahkan mendapat penghargaan dari MURI," kata Abdul Hayat. (*)

Artikel Asli