Pacu Penanaman Modal, Pemkot Surabaya Bikin Klinik Investasi

jawapos | Nasional | Published at 09/09/2021 12:14
Pacu Penanaman Modal, Pemkot Surabaya Bikin Klinik Investasi

JawaPos.com Gempuran virus korona di metropolis telah mereda. Pemkot Surabaya tidak ingin melewatkan momen itu. Sejumlah langkah pemulihan ekonomi pun disusun. Salah satunya lewat klinik investasi.

Terobosan baru tersebut dirancang dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP). Klinik investasi berisi gambaran informasi tentang penanaman modal ke Surabaya. Mulai peluang hingga tata cara berinvestasi.

Kepala DPMPTSP M. Taswin menjelaskan, Surabaya dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa. Dua bidang tersebut menjadi tulang punggung investasi. Dari telaah DPMPTSP, potensi investasi di Surabaya sejatinya cukup besar. Tidak sebatas perdagangan dan jasa. Ada sejumlah bidang lain yang bisa ditingkatkan.

Lewat klinik investasi, calon investor akan mendapatkan informasi, paparnya.

Gambaran itu tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Surabaya 20212026. Kota Pahlawan memiliki empat kawasan strategis yang bisa dikembangkan. Lokasinya tersebar di sejumlah tempat.

Pertama, kawasan strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Contohnya, pergudangan dan industri Margomulyo di Kecamatan Asemrowo. Wilayah tersebut memiliki peluang menjadi industry smart and clean karena didukung kelengkapan infrastruktur. Berdekatan dengan Pelabuhan Tanjung Perak dan tol trans-Jawa.

Selain itu, kawasan Tunjungan. Wilayah tersebut memiliki sejarah yang panjang. Pada 1940 hingga 1970, Tunjungan adalah salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya. Landmark kota itu punya potensi besar untuk dikembangkan.

Kedua, kawasan strategis untuk kepentingan sosial budaya. Misalnya, makam Sunan Ampel, yang tak pernah sepi dari peziarah. Kota lama yang menghampar di Kecamatan Pabean Cantian, Bubutan, Semampir, serta Krembangan. Tempat tersebut menyimpan cerita lama masa kolonial.

Sementara itu, kawasan strategis lain yang bisa dikembangkan ialah kawasan penyelamatan lingkungan hidup di sepanjang pantai timur Surabaya. Selanjutnya, kawasan pendayagunaan SDA dan teknologi. Di antaranya, industri SIER serta PLTSa di Benowo.

Menurut Taswin, investor yang hendak berinvestasi bakal mendapatkan penjelasan di klinik investasi. Petugas akan memberikan informasi yang dibutuhkan serta saran mengenai kawasan mana yang tepat untuk menanamkan modalnya. Sehingga investor tidak ragu ketika berinvestasi, jelasnya.

Tak sekadar memberikan penjelasan. Klinik investasi juga berfungsi mempercepat pelayanan. Seluruh kebutuhan dan syarat penanaman modal disampaikan. Investor yang datang ke klinik investasi bakal mendapatkan pengetahuan tentang regulasi perizinan.

Saat ini klinik investasi tengah disiapkan. Kepala Bagian Humas Febriadhitya Prajatara mengatakan, tempat itu beroperasi dalam waktu dekat. Maksimal satu pekan. Lokasinya di kantor DPMPTSP, paparnya.

Peningkatan investasi sangat dibutuhkan. Pasalnya, sampai saat ini capaian modal masuk di Surabaya masih minim. Dari target Rp 47 triliun, baru Rp 17,4 triliun yang didapatkan.

Taswin optimistis. Laju investasi secepatnya meningkat pesat. Harapan kami, kemudahan pelayanan mampu mendongkrak capaian investasi, terangnya.

JADWAL MOBIL VAKSIN KELILING

Kamis, 9 September 2021

1. Gubeng: KTS RT 2, RW 6, Baratajaya

2. Gubeng: GKI Ngagel

3. Tegalsari: Balai RW 4 Jalan Wonorejo

4. Tegalsari: Posko KTS RW 3 Wonorejo

5. Karang Pilang: Balai RT 7, RW 2, Kebraon

6. Krembangan: Balai RW 9 Kemayoran

7. Krembangan: Puskesmas Dupak

8. Krembangan: Balai RT 7, RW 6, Morokrembangan

9. Pabean Cantian: Balai RW 1 Perak Utara

10. Tambaksari: Kapas Gading Madya

11. Wiyung: Pendapa kecamatan

12. Simokerto: Kaza Mall

13. Bubutan: Jalan Kalibutuh Timur Gg Lebar

14. Gunung Anyar: SD Al Amin

15. Sawahan: Pendapa Kelurahan Putat Jaya

16. Sawahan: SDN Banyu Urip 3

17. Sawahan: Pendapa Kelurahan Pakis

Sumber: Polrestabes Surabaya

Artikel Asli