Antisipasi Varian Mu, RS Lapangan Indrapura Periksa 78 Sampel Pasien

jawapos | Nasional | Published at 09/09/2021 12:12
Antisipasi Varian Mu, RS Lapangan Indrapura Periksa 78 Sampel Pasien

JawaPos.com Tingkat bed occupancy ratio (BOR) di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) terus menurun. Rabu (8/9) jumlah pasien Covid-19 yang dirawat tinggal 157 orang. Meski demikian, langkah antisipasi tetap dilakukan. Jangan sampai kecolongan dengan merebaknya Covid-19 varian baru, Mu.

Penanggung Jawab RSLI Laksamana Pertama TNI dr Ahmad Samsulhadi MARS mengatakan, saat ini kelebihan kapasitas pasien berhasil teratasi. Pasien inden sudah tidak lagi terjadi.

Kemudian, tingkat kesembuhan pasien mencapai 9.631 orang. Sebanyak 80 pasien gejala berat, 222 pasien gejala sedang, dan 6.484 bergejala ringan berhasil ditangani.

Kondisinya semakin baik. Jumlah pasien yang sembuh jauh lebih banyak dibandingkan pasien yang masuk, kata dr Ahmad Samsulhadi.

Namun, langkah antisipasi tetap dilakukan. Apalagi saat ini pasien didominasi PMI Jawa Timur. Yaitu, mencapai 95 persen dari total 157 pasien yang dirawat. Kebanyakan berada dalam kondisi cycle threshold (CT) value di bawah 25.

Bahkan, ada satu pasien yang CT value-nya sangat rendah, yaitu 1,8. Padahal, pasien sudah dirawat selama 12 hari. Seharusnya, CT value-nya di atas 25, ujarnya. Karena itu, pihaknya khawatir adanya pasien yang terpapar varian baru.

Masih di lokasi yang sama, spesialis patologi klinis RSLI dr Fauqa Arinil Aulia menjelaskan, fenomena baru terjadi di lingkungan kerjanya. Yakni, beberapa pasien memiliki CT value sangat rendah. Padahal, mereka sudah dirawat hingga 14 hari.

Pada awal dirawat, CT value-nya bagus. Tapi di minggu kedua dirawat, justru CT value mereka rendah. Di bawah 25, bahkan sampai 5, ucapnya.

Untuk meneliti kondisi itu, pengujian sampel darah dilakukan. Sebanyak 78 pasien telah diambil sampel untuk whole genome sequencing (WGS). Tujuannya, mengetahui lebih detail karakteristik virus. Sampel diperiksa di Laboratorium EDC Kampus C Unair.

Pihaknya khawatir pasien terpapar virus varian Mu. Virus tersebut telah menjangkiti 39 negara. Meski adanya rasa kekhawatiran, pihaknya optimistis bisa mengatasinya. Sebab, virus Mu tidak seganas virus varian Delta.

Varian Mu masih termasuk varian of interest (VoI). Urutan karakter dasarnya masih sama, tidak mengubah sifat dasar virus. Jadi, tidak perlu terlalu dirisaukan. Kami menangani pasien secara holistik dan terus memonitor apakah pasien dengan CT value rendah masuk varian baru lagi atau tidak, ujarnya.

Artikel Asli