Penjara Israel Tegang Setelah Penyerangan Tahanan Palestina

republika | Nasional | Published at 09/09/2021 11:47
Penjara Israel Tegang Setelah Penyerangan Tahanan Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Ketegangan meningkat di sebagian besar penjara Israel menyusul tindakan hukuman yang diumumkan oleh otoritas Israel terhadap tahanan Palestina. Hal itu dilaporkan sebuah LSM tahanan Palestina pada Rabu (8/9).

Israel baru-baru ini mengumumkan langkah-langkah baru sebagai tanggapan atas pelarian enam warga Palestina dari penjara Gilboa yang dijaga ketat. Dalam sebuah pernyataan, lembaga Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) mengatakan para tahanan Palestina di penjara Negev, selatan Israel, membakar sel-sel penjara untuk memprotes pelanggaran dan ancaman Israel terhadap mereka.

Pasukan khusus Israel juga menyerbu beberapa penjara di mana mereka menyerang tahanan dan memindahkan beberapa tahanan ke penjara lain. PPS mengungkapkan bahwa ketegangan akan meningkat antara tahanan Palestina dan staf layanan penjara Israel atas penyerangan beberapa tahanan dari kelompok Jihad Islam, karena sebagian besar dari enam pelarian diyakini berafiliasi dengan kelompok tersebut.

Pernyataan itu mengatakan semua tahanan Palestina mengumumkan bahwa mereka akan menghadapi tindakan hukuman apa pun yang dikenakan pada mereka.

Sementara itu, tentara Israel melanjutkan operasi perburuannya dalam upaya mereka untuk menemukan enam warga Palestina yang melarikan diri dari penjara mereka.

Artikel Asli