Warga Perlu Tahu, Catat Ini Langkah Pertolongan saat Terjadi Kebakaran

koran-jakarta.com | Nasional | Published at 09/09/2021 11:35
Warga Perlu Tahu, Catat Ini Langkah Pertolongan saat Terjadi Kebakaran

Peristiwa terbakarnya Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang, hampir menewaskan lebih dari 41 orang narapidana dan 71 orang mengalami luka bakar ringan dan berat.

Insiden kebakaran membuat siapapun yang mendengarnya miris, kejadian tersebut memerlukan tindakan evakuasi yang tepat.

Kebakaran jika tidak diantisipasi dengan tepat, maka dapat menimbulkan kerugian harta benda bahkan jiwa.

kebakaran bisa terjadi karena 4 unsur utama, yaitu adanya oksigen, adanya bahan bakar atau bahan-bahan mudah terbakar, adanya reaksi kimia, atau keadaan panas yang melampaui titik suhu kebakaran.

Mengutip buku pedoman Latihan Kesiapsiagaan Bencana BNPB, berikut langkah-langkah tindakan evakuasi saat terjadi kebakaran:

Perlu diingat penting bagi masyarakat mengetahui penanganan dan pertolongan pertama luka bakar, yang bergantung pada tingkat luka bakar yang dialami.

Mengutip WebMD, Rabu (9/9/2021) luka bakar terbagi menjadi tiga tingkat. Tingkat pertama luka bakar berada di lapisan paling atas kulit, tingkat kedua luka bakar berada hingga 2 lapisan kulit atas, dan luka bakar tingkat tiga menembus semua lapisan kulit.

Apabila luka bakar sudah menembus semua lapisan kulit, maka tindakan terbaik meminta pertolongan bantuan medis dengan menelpon 112 untuk gawat darurat kebakaran, memanggil ambulans atau petugas medis, hingga kecelakaan.

Berikut langkah pertolongan pertama untuk semua luka bakar:

Hentikan sumber pembakar kulit

Padamkan api pada orang tersebut dengan cairan panas, uap, dan lain-lain. Bantu orang tersebut memadamkan api di tubuhnya dengan cara berguling atau menjatuhkan diri.

Singkirkan bahan yang terbakar dari orang tersebut. Setelah itu lepaskan pakaian yang panas atau yang terbakar. Jika pakaian menempel pada kulit, potong atau sobek di kain bagian yang tidak menempel.

Lepaskan pakaian yang mengikat

Seperti lepaskan perhiasan, ikat pinggang, dan pakaian ketat. Karena jika tidak dilepaskan memicu pembengkakan pada luka bakar.

Pertolongan luka bakar tingkat pertama

  1. Buat suhu dingin

Tahan kulit yang terbakar di bawah air dingin atau rendam dalam air dingin sampai rasa sakit mereda dan gunakan kompres jika air mengalir tidak tersedia.

  1. Lindungi luka bakar

Tutup dengan perban steril non-perekat atau kain bersih serta jangan mengoleskan mentega, minyak, losion, atau krim, khusunya jika produk mengandung pewangi.

  1. Mengobati nyeri dan perih

Berikan pereda nyeri yang dijual bebas seperti acetaminophen (Panadol , Tylenol), ibuprofen ( Advil , Motrin , Nuprin ), atau naproxen ( Aleve , Naprosyn ).

  1. Tanda butuh bantuan medis

Melihat tanda infeksi, seperti rasa sakit yang semakin parah, kemerahan, bengkak, demam, atau keluar cairan.

Butuh suntikan vaksin tetanus atau booster, tergantung pada tanggal injeksi terakhir. Ini karena booster tetanus harus diberikan setiap 10 tahun.

Lepuh bakar luka lebih besar dari dua inci atau melebar dan kemerahan dan nyeri berlangsung lebih dari beberapa jam.

Pertolongan luka bakar tingkat kedua

  1. Buat suhu dingin

Rendam dalam air dingin selama 10 hingga 15 menit, serta gunakan kompres jika air mengalir tidak tersedia.

Jangan oleskan es. Ini dapat menurunkan suhu tubuh dan menyebabkan rasa sakit dan kerusakan lebih lanjut dan jangan memecahkan lepuhan luka bakar atau mengoleskan mentega atau salep, yang dapat menyebabkan infeksi.

  1. Lindungi luka bakar

Tutup dengan longgar dengan perban steril dan antilengket dan kencangkan dengan kain kasa atau selotip.

  1. Mencegah syok

Biarkan orang tersebut terbaring, tinggikan kaki sekitar 12 inci, jika memungkinkan tempatkan area luka bakar lebih tinggi dari posisi jantung, tutupi orang tersebut dengan selimut.

Pertolongan luka bakar tingkat ketiga

  1. Lindungi area luka bakar

Tutup luka dengan longgar menggunakan perban steril antilengket atau, untuk area yang luas, lembaran atau bahan lain yang tidak akan meninggalkan serat di luka.

Pisahkan jari kaki dan jari yang terbakar dengan balutan kering dan steril agar tidak menempel. Jangan merendam luka bakar dalam air atau mengoleskan salep atau mentega, yang bisa menyebabkan infeksi.

  1. Mencegah pasien syok

Biarkan orang tersebut terbaring, tinggikan kaki sekitar 12 inci, jika memungkinkan tempatkan area luka bakar lebih tinggi dari posisi jantung, tutupi orang tersebut dengan selimut.

Untuk luka bakar di area saluran napas, jangan letakkan bantal di bawah kepala orang tersebut saat berbaring, karena bisa menutup jalan napas. Mintalah pasien luka bakar wajah untuk duduk

Periksa dan pantau denyut nadi dan pernapasan untuk memantau syok hingga bantuan darurat tiba.

Artikel Asli