Tak Takut, Pelajar Tiga Sekolah Lobar Mulai Divaksin

lombokpost | Nasional | Published at 09/09/2021 11:29
Tak Takut, Pelajar Tiga Sekolah Lobar Mulai Divaksin

GIRI MENANG -Warga MAN 1 Lombok Barat, MTsN 4 Lombok Barat, juga SMAN 2 Gerung mendapat kesempatan berharga. Mereka ditunjuk mengikuti vaksinasi missal perdana untuk remaja 12-18 tahun.

Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung kami dalam rangka pelaksanaan vaskinasi ini, jelas Kepala MAN 1 Lombok Barat H Abdul Azis Faradi, (8/9).

Jumlah siswa dan guru MAN 1 Lombok Barat termasuk dari MTsN 4 Lombok Barat yang menerima vaksin dosis pertama, 400 orang. Jumlah itu masih ditambah 100 siswa dari SMAN 2 Gerung. Upaya ini kami lakukan senantiasa untuk mendukung program vaksinasi nasional, katanya.

Dia juga bahagia melihat antusiasme warga madrasah menyambut program vaksinasi massal. Vaksinasi menjadi angin segar bagi keberlangsungan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah.

Ini adalah upaya kita bersama semua pihak dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tegasnya.

PTM terbatas merupakan bentuk pembelajaran yang sangat dinantikan siswa. Anak-anak sering bertanya, pak kapan kita belajar di kelas. Nah kita jawab melalui program vaksin ini, terangnya.

Nantinya akan ada tindak lanjut penyelenggaraan vaksinasi dosis kedua. Agar imunitas kita terbentuk, dan anak-anak termotivasi belajar lebih giat lagi, ujarnya.

Selama Pemkab Lombok Barat memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) daring, MAN 1 Lombok Barat memanfaatkan media e-Learning Madrasah. 98 persen siswa kami bisa mengaksesnya, ujarnya

Sampai sekarang itu masih kami manfaatkan, karena pembelajaran saat ini bentuknya kombinasi, PTM langsung dan PJJ, tandasnya.

Terpisah, Kepala SMAN 2 Gerung Kadir Idrus juga sangat mendukung program vaksinasi massal remaja. Kami sudah mengerahkan semua anak-anak yang sama sekali belum disuntik vaksin, ujarnya.

Sebelum vaksinasi, sekolah sudah gencar melakukan sosialisasi. Lantaran masih saja ada yang termakan berita bohong terkait bahaya vaksin. Kami jelaskan sejelas-jelasnya bahwa vaksin ini tidak berbahaya, jadi kami sosialisasi lebih intens lagi dan lagi, tandasnya. (yun/r9/*)

Artikel Asli