Minim Tingkat Kesadaran Literasi Digital di Indonesia, Kominfo Gandeng TikTok

koran-jakarta.com | Nasional | Published at 09/09/2021 11:20
Minim Tingkat Kesadaran Literasi Digital di Indonesia, Kominfo Gandeng TikTok

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi b erkolaborasi bersama TikTok untuk program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD).

Kolaborasi ini menghadirkan beberapa program yang berfokus pada literasi digital dan edukasi penggunaan internet secara bijak untuk mempersiapkan Indonesia makin cakap digital.

Survei Global World Digital Competitiveness Index 2020 dari Institute Management Development (IMD) memperlihatkan peringkat literasi digital Indonesia mengalami stagnasi selama dua tahun.

Pada 2019 dan 2020, Indonesia menduduki peringkat ke-56 dari 63 negara yang telah disurvei.

Data ini menunjukan bahwa Indonesia masih perlu mengerahkan tenaga ekstra dalam memperkuat gerakan-gerakan literasi untuk meningkatkan kemampuan digital masyarakat.

Oleh sebab itu, pemerintah mengupayakan kerja kolaboratif dengan berbagai pihak untuk mengejar ketertinggalan ini.

Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan menyampaikan sekarang literasi digital menjadi suatu kemampuan dasar bagi individu untuk bisa berkomunikasi dan bersikap di dunia daring.

Selain itu, Ia percaya memanfaatkan teknologi digital dapat membuka peluang positif bagi Indonesia dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

"Untuk itu, Kementerian Kominfo bersama GNLD Siberkreasi menggandeng TikTok sebagai mitra agar cita-cita kita bersama menuju negara cakap digital bisa cepat terealisasi," kata Semuel dalam keterangannya, kamis (9/9/2021).

Kolaborasi literasi digital antara Kementerian Kominfo, TikTok, dan GNLD Siberkreasi ini menyajikan berbagai program sepanjang tahun 2021. Dengan mengajak masyarakat berkontribusi dalam menyebarkan konten positif, inspiratif, dan edukatif di platform digital demi tercipta komunitas yang suportif di dunia daring.

Berikut rangkaian program yang akan berlangsung hingga akhir tahun ini:

Program pertama dimulai dengan sejumlah in-app challenge bertemakan empat pilar kurikulum kecakapan digital dari Kominfo, mulai dari cakap bermedia digital (digital skills), aman bermedia digital (digital safety), etika bermedia digital (digital ethics), hingga budaya bermedia digital (digital culture).

Pengguna dapat memantau #MakinCakapDigitalChallenge dalam aplikasi TikTok untuk dapat berpartisipasi sekaligus mendapatkan literasi digital dalam bentuk video singkat yang menarik.

Program kedua yakni webinar bertajuk Bincang Literasi Digital: Ciptakan Kebaikan di Platform Digital. Nantinya, para narasumber akan berbagi perspektif tentang cara memulai langkah kecil dengan berbuat kebaikan di platform digital.

Program terakhir yaitu berbagai bentuk kolaborasi multiplatform yang berkaitan dengan literasi digital untuk masyarakat.

Artikel Asli