Hobi merenggangkan sendi & otot sampai bunyi `krek`? Waspadai hal ini

brilio.net | Nasional | Published at 09/09/2021 10:45
Hobi merenggangkan sendi & otot sampai bunyi `krek`? Waspadai hal ini

Brilio.net - Saat tubuh merasa lelah, kaku, dan pegal, pasti salah satu hal yang kita lakukan adalah membunyikan jari, pergelangan tangan, kepala, hingga badan hingga berbunyi 'krek' atau kretek. Kebiasaan ini tentu saja memberi sensasi relaksasi tersendiri. Tidak sedikit orang yang melakukan hal itu merasa tubuhnya plong dan lega.

Sebenarnya, secara teknis merenggangkan sendi dan otot hingga mengeluarkan bunyi tidak berbahaya. Namun bila dilakukan terus-menerus dan menjadi kebiasaan akan berisiko bagi kesehatan.

Menurut Spesialis Saraf Rumah Sakit EMC Sentul, dr. Dewanta Sembiring, Sp.S kebiasaan merenggangkan sendi dan otot hingga berbunyi tidak baik dilakukan. Menurutnya, merasa lega setelah membunyikan beberapa bagian otot di tubuh tidak memberikan manfaat sama sekali.

Karena tidak ada manfaatnya, yang ada malah jadi berisiko. Bunyinya itu sebenarnya hanya sugesti saja, bikin plong. Padahal tidak ada manfaat apa-apa," ujar Dewanta dalam konferensi pers virtual bertajuk Product Launch - FWD Hospital Care Protection baru-baru ini.

Dewanta menjelaskan, salah satu dampak buruk yang akan dialami seseorang dengan kebiasaan membunyikan sendi dan otot adalah berisiko cedera yang serius atau masalah tulang pada masa tua.

"Sebenarnya itu kan problemnya di sendi. Kalau 'kretek' yang terlalu kebablasan bisa terjadi cedera yang serius, tambahnya.

Dewanta menyarankan kepada masyarakat bila merasa lelah, sebaiknya melakukan stretching. Hal itu bertujuan agar otot yang awalnya tegang akan memajang dan menjadi rileks.

Selain itu, Dewanta juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat sedang urut atau pijat. Karena jika dilakukan secara ekstrem, bisa menyebabkan cedera pada sendi dan otot. Sebab, ia kerap menemukan pasien yang memiliki masalah pada bahu setelah mereka melakukan terapi urut.

Setelah diurut cederanya makin parah. Kemarin ada kasus pasien bahunya ada robekan tipis gitu, ada inflamasi. Akibat diurut, itu malah semakin robek dan makin lama jadi tidak bisa diangkat. Itu harus hati-hati. Tapi kalau untuk massage relaksasi itu malah dianjurkan sebagai stress relief," sambungnya.

Menurut Dewanta, saat mengalami masalah pada sendi sebaiknya langsung datang ke klinik fisioterapi agar bisa dilakukan tindakan sesuai dengan masalah yang dialami.

Mereka pasti sudah terlatih dan lebih paham secara anatomi mana yang harus diberikan perawatan secara medis atau penyakit yang memang cukup diatasi dengan cara pijat, pungkas Dewanta.

Artikel Asli