Kasus Dugaan Penyimpangan Bantuan Gempa Didalami

suarantb | Nasional | Published at 09/09/2021 03:42
Kasus Dugaan Penyimpangan Bantuan Gempa Didalami

Taliwang (Suara NTB) Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa Barat, mengaku masih terus mendalami kasus dugaan penyimpangan bantuan dana gempa yang terjadi di kecamatan Jereweh. Bahkan beberapa orang saksi juga terus dilakukan pemeriksaan lanjutan termasuk menunggu hasil audit dalam menentukan besaran kerugian negara dalam kasus tersebut.

SPDP awal sudah kita kirimkan ke Jaksa, kami juga masih terus mendalami kasus tersebut sembari menunggu turunnya hasil audit untuk penyerahan berkas lanjutan, ungkap Kapolres KSB kepada Suara NTB melalui Kasat Reskrim IPTU Hilmi Manosoh Prayugo, S. IK, Rabu, 8 September 2021. Kasus ini juga sudah bergulir sejak tahun 2019 lalu dan ditargetkan segera tuntas.

Penanganan terhadap perkara ini lanjutnya, dilakukan setelah ada laporan dari masyarakat. Dimana modus operandinya tidak semua bantuan yang seharusnya diterima masyarakat diserahkan sepenuhnya. Misalnya jika nilai bantuannya sebesar Rp10 juta maka hanya diserahkan Rp7-8 juta saja. Parahnya lagi ada masyarakat yang hanya menerima bantuan sebesar Rp2 juta selebihnya digunakan secara pribadi. Kalau untuk perbuatan melawan hukumannya sudah ada tinggal kita menunggu hasil auditnya, sebutnya.

Terduga pelaku juga dianggap sangat lihai dalam menjalankan prakteknya. Dimana pada temuan awal kerugiannya mencapai, Rp200 juta, tetapi setelah penyidik turun terduga pelaku langsung menyalurkan bantuan tersebut. Setelah tiga bulan berlalu, penyaluran bantuan tersebut kembali mendek dengan jumlah temuan di angka Rp160 juta. Makanya saat ini penyidik tengah mendalami kasus tersebut untuk penanganan lebih lanjut. Kita sudah minta sisa bantuan yang belum disalurkan untuk diaudit, sehingga kita bisa lakukan penanganan lebih lanjut, tukasnya. (ils)

Artikel Kasus Dugaan Penyimpangan Bantuan Gempa Didalami pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Artikel Asli