Ruas Jalan Rusak di Narmada Mendesak Ditangani

suarantb | Nasional | Published at 09/09/2021 03:13
Ruas Jalan Rusak di Narmada Mendesak Ditangani

Giri Menang (Suara NTB) Kalangan DPRD kabupaten Lombok Barat (Lobar) dari dapil Narmada Lingsar mendesak pemerintah daerah untuk segera membangun jalan yang melintasi empat desa, mulai dari Sedau, Keru, lembah Sempage dan Pakuan. Karena potensi desa yang dilalui jalan ini sangat besar, baik potensi sumberdaya alam maupun pariwisata.

Anggota DPRD dari Narmada, H. Jumahir mengatakan, ruas jalan di sana cukup memperihatinkan. Padahal di daerah cukup potensial untuk pengembangan pariwisata maupun ekonomi masyarakat. Memang sangat mendesak untuk segera diperbaiki pemerintah, tegasnya, Rabu, 8 September 2021. Konsekuensi dari komitmen pemerintah untuk menangani jalan itu, empat desa ini harus berkomitmen menghentikan tambang galian C ilegal yang ada di sejumlah desa ini.

Ada beberapa alasan sehingga jalan ini mendesak dibangun. Selain sebagai jalur pariwisata, di kawasan itu memiliki potensi pengembangan sektor perkebunan, hortikultura, buah-buahan dan pertanian. Selain itu jalan itu urgen untuk pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan. Karena puskesmas di wilayah timur itu ada di Keru, kalau jalan itu dilewati maka ibu hamil bisa melahirkan di jalan akibat kondisinya rusak. Apalagi di kawasan itu sudah ada bantuan dari program pusat, kalau jalan tidak ditangani maka tidak sinkron, ujarnya.

Kalau kondisi ini tidak direspon cepat oleh pemkab, rupanya sudah ada reaksi (protes) warga bahkan di Pakuan jalan ditanami pohon pisang, ujarnya.

Sementara itu, kadis PUPR Lobar, Made Arthadana mengakui kondisi akses jalan kabupaten yang hancur tersebut. Ruas jalan ini termasuk yang belum tuntas ditangani, yakni jalan dari Sedau, Lembah Sempage, Suranadi dan Sesaot. Penanganan jalan ini masuk prioritas tahun 2022, dan dari sisi perencanaan sudah clear untuk ditindaklanjuti. Mudah-mudahan dari kesediaan anggaran bisa teralokasikan anggaran, jelas Made.

Sebenarnya Jalan ini masuk usulan penanganan program Prim, sehingga jalan masuk usulan prioritas tahun depan. Ia menahan khusus jalan empat desa itu, panjangnya mencapai 14 kilometer lebih. Penanganan jalan itu akan diupayakan melalui PHJD (program hibah jalan daerah). Tahun ini Pemkab membangun akses jalan Lembah Sempage, Sesoat dan Suranadi dengan panjang 2,8 kilometer. (her)

Artikel Ruas Jalan Rusak di Narmada Mendesak Ditangani pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Artikel Asli